Perkuat Mental dan Ikhtiar Menuju Perguruan Tinggi, MAN 1 Bantul Gelar AMT dan Doa Bersama Kelas XII

BANTUL — (MAN 1 Bantul ) MAN 1 Bantul menyelenggarakan kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) dan doa bersama bagi siswa kelas XII pada Jumat, 9 Oktober 2026. Bertempat di Masjid Raudhotul Muttaqin, kegiatan berlangsung pukul 08.30–11.15 WIB dengan menghadirkan Nur Wahyudin Al Aziz, S.Pd., M.Pd., sebagai motivator.

Mengusung tema “Menguatkan Mental, Meneguhkan Ikhtiar, Menggapai Kesuksesan TKA”, kegiatan ini bertujuan membangun kesiapan mental siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), sekaligus menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, dan semangat belajar dalam mempersiapkan masa depan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa persiapan menghadapi ujian tidak hanya membutuhkan penguasaan materi, tetapi juga kesiapan mental, kedisiplinan, dan keyakinan diri. Melalui kegiatan AMT dan doa bersama, siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan akademik dengan lebih optimistis serta mengimbangi usaha dengan doa.

“Harapannya, seluruh siswa kelas XII dapat mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat belajar, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan. Kesuksesan membutuhkan usaha, doa, serta kesiapan mental yang kuat,” ujar Mafrudah.

Dalam penyampaian materinya, Nur Wahyudin Al Aziz, S.Pd., M.Pd., memberikan motivasi kepada siswa agar senantiasa membangun pola pikir positif, memiliki tujuan yang jelas, dan konsisten dalam berusaha. Ia juga menekankan pentingnya mengelola rasa khawatir, menjaga kedisiplinan, serta menjadikan setiap proses belajar sebagai bagian dari perjalanan menuju keberhasilan.

“Kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi membutuhkan proses, ketekunan, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Siswa perlu percaya pada kemampuan diri sendiri, terus belajar, serta tidak menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk berhenti berusaha,” ujar Nur Wahyudin Al Aziz.

Salah satu peserta, Fahri Ahmad Saputra, siswa kelas XII FL 4 (IPS), mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan dorongan positif untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA dan menentukan langkah setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah.

“Menurut saya, kegiatan AMT ini sangat bermanfaat karena mengingatkan kami untuk lebih percaya diri, memperkuat mental, dan tetap semangat dalam belajar. Saya berharap motivasi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menghadapi TKA dan meraih cita-cita yang diinginkan,” ujar Fahri.

Selain penyampaian motivasi, doa bersama menjadi bagian penting dalam kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar spiritual siswa kelas XII. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk menyeimbangkan persiapan akademik dengan penguatan spiritual, sehingga dapat menjalani proses belajar dan menghadapi ujian dengan lebih tenang.

Penyelenggaraan AMT dan doa bersama ini menjadi salah satu bentuk dukungan MAN 1 Bantul dalam mempersiapkan siswa kelas XII menghadapi tahapan penting menjelang kelulusan. Dengan mental yang kuat, ikhtiar yang konsisten, dan doa yang menyertai setiap langkah, para siswa diharapkan mampu meraih hasil terbaik serta melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang dicita-citakan.(njf)