Bantul (MAN 1 Bantul) — Menumbuhkan keberanian untuk mencoba menjadi salah satu tujuan dalam pembelajaran Bahasa Jawa materi aksara Jawa di MAN 1 Bantul pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan berlangsung tertib dan bermakna dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempraktikkan penulisan aksara Jawa secara langsung di depan kelas.
Guru memanfaatkan media spin the wheel untuk memilih peserta didik secara acak. Dengan mekanisme tersebut, siswa tidak dapat hanya mengandalkan teman tertentu untuk tampil, melainkan setiap peserta didik memiliki peluang untuk mendapatkan giliran. Strategi ini menjadi sarana melatih kesiapan, keberanian, dan rasa percaya diri.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik yang maju diberi kesempatan mencoba menuliskan aksara Jawa sesuai materi yang dipelajari. Apabila terdapat kesalahan, guru dan teman-teman memberikan arahan agar siswa dapat memperbaikinya. Pembelajaran juga dilengkapi dengan tutor sebaya sehingga peserta didik dapat saling mendukung dan memperkuat pemahaman.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap proses pembelajaran yang menghargai setiap usaha peserta didik. Keberanian untuk mencoba merupakan bagian penting dari pembentukan karakter. Kesalahan dalam proses belajar hendaknya menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan, bukan alasan untuk berhenti mencoba.
Semangat tersebut sejalan dengan tagline CADAS BERKELAS MAN 1 Bantul: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Melalui pembelajaran yang memberikan ruang untuk bereksplorasi dan berkolaborasi, madrasah terus berupaya membentuk generasi yang berpengetahuan, percaya diri, serta memiliki karakter positif.(wnd)

