Bantul (MAN 1 Bantul) — Lomba Speech Contest dalam rangkaian Santri Literart 2026 di MAN 1 Bantul turut melibatkan Dra. Eny Sofia, guru Bahasa Inggris MAN 1 Bantul, sebagai juri. Penilaian dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026) di ruang FL 4 MAN 1 Bantul.
Sebagai juri, Eny Sofia bertugas mengamati dan menilai penampilan setiap murid dalam menyampaikan pidato berbahasa Inggris. Penilaian mencakup kemampuan berbahasa, pengucapan, kelancaran, penguasaan materi, serta cara peserta menyampaikan pesan sesuai tema lomba, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Keterlibatan guru Bahasa Inggris MAN 1 Bantul sebagai juri diharapkan dapat memastikan penilaian berlangsung secara objektif sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris dan keberanian tampil di depan umum.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan potensi murid. “Melalui Speech Contest, murid tidak hanya berlatih menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan, membangun kepercayaan diri, dan menyuarakan pesan positif,” ungkap Mafrudah.
Kegiatan Santri Literart 2026 sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi), termasuk dalam mendorong murid agar terus mengembangkan kemampuan dan prestasinya. (ars)

