Bantul (MAN 1 Bantul) — Pelaksanaan lomba Murottal dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui kegiatan Santri Literart turut melibatkan guru Tahfidz MAN 1 Bantul, Ahmad Aklilul Muntaha, S.Hum., sebagai juri. Penjurian dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026) di ruang kelas E2 MAN 1 Bantul.
Keterlibatan Ahmad Aklilul Muntaha sebagai juri merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas penilaian lomba. Dengan latar belakang keilmuan dan pengalamannya dalam pembelajaran Tahfidz, Ahmad bertugas memberikan penilaian terhadap kemampuan peserta dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an.
Dalam perlombaan tersebut, setiap peserta memilih maqra dari pilihan yang telah disiapkan panitia, yaitu Juz 19–20. Aspek penilaian meliputi kelancaran bacaan, ketepatan makhraj dan tajwid, serta kualitas suara dan keindahan dalam melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an.
Kegiatan penjurian ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Santri Literart yang tidak hanya memberikan ruang bagi murid untuk berkompetisi, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa keterlibatan guru Tahfidz sebagai juri menjadi bentuk dukungan madrasah terhadap penyelenggaraan perlombaan yang berkualitas. Mafrudah berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi murid untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci.
“Saya mengapresiasi keterlibatan Bapak Ahmad Aklilul Muntaha sebagai juri dalam lomba Murottal ini. Harapannya, melalui kegiatan Santri Literart, murid semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, memperbaiki kualitas bacaannya, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Mafrudah.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul berharap semangat Hari Santri Nasional dapat diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Semangat tersebut selaras dengan tagline MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS dalam membentuk generasi yang cerdas, agamis, demokratis, adaptif, serta berkarakter. (ars)

