YOGYAKARTA (MAN 1 Bantul) — Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menghadiri sekaligus menyimak secara saksama paparan dan arahan dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., dalam agenda Penguatan Implementasi Asta Protas Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta ini berlangsung pada Rabu malam (4/11/2026), mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai bertempat di Aula Kanwil Kemenag DIY, Jl. Sukonandi No. 8, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Agenda strategis tersebut dilaksanakan dengan tujuan utama menyatukan langkah serta memperkuat komitmen kelembagaan seluruh satuan kerja (satker) di wilayah DIY. Langkah ini ditempuh untuk mengadaptasi rumusan taktis program prioritas agar mutu transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan keagamaan dapat dirasakan dampaknya secara nyata dan masif oleh masyarakat luas (Kemenag Berdampak).
Asta Protas sendiri merupakan delapan program prioritas Kementerian Agama RI periode 2025–2029 yang diluncurkan untuk menyukseskan Asta Cita Presiden. Dalam arahannya, Menag menginstruksikan seluruh jajaran Kemenag DIY untuk masif menyosialisasikan dan mengeksekusi delapan fokus utama berikut:
- Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan: Memperkuat penguatan moderasi beragama dan harmoni sosial.
- Penguatan Ekoteologi: Integrasi nilai agama dengan kelestarian lingkungan, seperti program green building dan fikih lingkungan.
- Layanan Keagamaan Berdampak: Menghadirkan bimbingan perkawinan dan optimalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang ramah serta inklusif.
- Pendidikan Unggul, Ramah & Terintegrasi: Mendorong kompetensi dan kesejahteraan guru madrasah.
- Pemberdayaan Pesantren: Penguatan kemandirian pesantren melalui bantuan inkubasi bisnis serta peningkatan kapasitas SDM.
- Pemberdayaan Ekonomi Umat: Optimalisasi tata kelola dana sosial keagamaan (Ziswaf dan UMKM Halal).
- Pemberdayaan Rumah Ibadah: Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) agar tempat ibadah menjadi pusat edukasi masyarakat.
- Digitalisasi Tata Kelola: Transformasi pelayanan cepat, transparan, dan akuntabel melalui ekosistem digital (SuperApps Pusaka).
Merespons arahan langsung Menteri Agama, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan komitmen penuh MAN 1 Bantul untuk menyelaraskan seluruh program kerja madrasah dengan kebijakan Asta Protas.
“Arahan Bapak Menteri Agama menjadi pemicu semangat bagi kami di MAN 1 Bantul untuk terus berbenah. Poin-poin prioritas seperti pendidikan unggul dan ramah, ekoteologi, hingga digitalisasi tata kelola sangat selaras dengan nilai pelayanan BERSINAAR yang kami usung, yakni Bersih, Ramah, Simpatik, Integritas, Akuntabel, dan Anti Gratifikasi,” tutur Mafrudah.
Ia juga menegaskan bahwa implementasi Asta Protas di lingkungan MAN 1 Bantul akan diperkuat dengan pembentukan ekosistem pendidikan dan karakter peserta didik yang CADAS Berkelas.
“Kami bertekad mengeksekusi program prioritas ini dengan mencetak generasi madrasah yang CADAS Berkelas—generasi yang Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, serta Anti Diskriminasi. Sinergi antara pelayanan BERSINAAR dan semangat CADAS Berkelas akan memastikan MAN 1 Bantul berkontribusi nyata dalam mewujudkan Kemenag Berdampak,” pungkasnya.
Kegiatan malam tersebut berlangsung khidmat dan lancar, memberikan arah kebijakan yang jelas bagi seluruh jajaran pimpinan satker Kemenag se-DIY dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan dan pendidikan. (maf)

