Peran Vital Tim Ketertiban Disorot dalam Rapat Koordinasi Prakerin MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul) – Aula MAN 1 Bantul menjadi saksi gelaran Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Praktik Kerja Industri (Prakerin) untuk siswa kelas XI plus keterampilan pada Jumat (13/3/2026). Rapat yang dihadiri oleh seluruh tim inti pelaksana ini bertujuan mematangkan persiapan menjelang pelepasan siswa ke berbagai dunia usaha dan industri. Agenda utama rapat difokuskan pada pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing seksi, dengan salah satu sorotan khusus pada pemantapan strategi dari Tim Ketertiban yang dinamis.

Sorotan utama dalam rapat kali ini tertuju pada pemaparan dari Koordinator Tim Ketertiban, Arfi Nurdiyantoro. Dalam paparannya, Arfi menegaskan bahwa pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa selama di lokasi Prakerin menjadi fondasi utama keberhasilan teknis. “Tim kami tidak hanya bertugas merespons pelanggaran, tetapi lebih pada upaya preventif. Kami akan aktif berkomunikasi dengan pembimbing dan mitra industri untuk memantau kehadiran, etos kerja, serta perilaku siswa agar selalu sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di industri,” tegas Arfi di hadapan para peserta rapat.

Lebih lanjut, Arfi memaparkan mekanisme pengawasan yang akan diterapkan, termasuk pembuatan grup komunikasi darurat dan jadwal monitoring rutin ke lokasi Prakerin. Ia juga menyoroti pentingnya pembekalan mental bagi siswa, mengingat lingkungan industri memiliki budaya kerja yang berbeda dengan lingkungan madrasah. “Kami menyusun tata tertib peserta untuk memastikan pelaksanaan prakerin berjalan dengan baik tanpa adanya pelanggaran etika berinteraksi di tempat kerja dan pentingnya menjaga nama baik almamater. Ini adalah investasi jangka panjang untuk karakter siswa,” tambahnya.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., yang memimpin langsung jalannya rapat, mengapresiasi kesiapan dan strategi yang ditawarkan oleh Tim Ketertiban. “Koordinasi yang solid, terutama dari tim ketertiban, adalah kunci kelancaran Prakerin. Saya percaya dengan strategi preventif yang dirancang Pak Arfi dan tim, siswa tidak hanya akan mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga terbentuk karakternya sebagai pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujarnya memberikan motivasi kepada seluruh tim.

Rapat koordinasi yang berlangsung selama dua jam ini menghasilkan sejumlah kesepakatan teknis, termasuk jadwal penerjunan, sistem pelaporan harian siswa, dan mekanisme penanganan jika terjadi kendala di lapangan. Dengan rampungnya koordinasi ini, Tim Pelaksana Prakerin MAN 1 Bantul optimis dapat mengantarkan siswa kelas XI mengikuti program Prakerin dengan lancar, aman, dan penuh manfaat, serta menjalin sinergi positif dengan dunia industri. (arf)