Bantul (MAN 1 Bantul) – Delapan tim riset MAN 1 Bantul berhasil lolos review proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. Prestasi ini menunjukkan kemampuan peserta didik MAN 1 Bantul dalam menyusun karya penelitian yang kompetitif di bidang Ilmu Sosial dan Humaniora maupun Matematika, Sains, dan Teknologi. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya riset di MAN 1 Bantul terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Delapan tim yang lolos review proposal OPSI 2026 terdiri atas:
- Faiz Ramadhan Listya Putra dan Nur Afiq Dwi Ramadhan
- Frea Syifa Mazaya dan Zahrotun Syita
- Ardela Ariswandari dan Zashinta Nur Aulia
- M. Rava Aljashar dan Nasywa Meisa N.
- Luthfi Nur Fauziyyah dan Rizki Maulana Putra
- Septiana Nabilah dan Bintang Alya Mukhbita
- Kayla Aldawiah dan Alya Raihana Ilyasir
- Afina Restu Gunawan dan Amira Fadia Kurniawan
Empat tim pertama lolos pada kategori Ilmu Sosial dan Humaniora, sedangkan empat tim berikutnya lolos pada kategori Matematika, Sains, dan Teknologi. Hasil tersebut diumumkan melalui review proposal OPSI 2026.
Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., Kepala MAN 1 Bantul menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim riset yang telah mempersiapkan proposal penelitian dengan sungguh-sungguh. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik MAN 1 Bantul mampu bersaing dalam ajang riset tingkat nasional. Kami berharap seluruh tim terus meningkatkan kualitas penelitian agar dapat melangkah ke tahap berikutnya dan meraih hasil terbaik,” jelas Mafrudah.
Mafrudah menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari pendampingan guru dan budaya akademik yang terus dikembangkan di madrasah. Menurutnya, kegiatan riset menjadi sarana penting untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah peserta didik. Karena itu, MAN 1 Bantul terus mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik dan penelitian.
MAN 1 Bantul mengusung tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi) sebagai identitas baru untuk mencetak generasi berprestasi dan berkarakter. Komitmen ini diterapkan dalam budaya belajar sehari-hari, digitalisasi pembelajaran, serta berbagai pembiasaan positif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Prestasi delapan tim riset ini diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan penelitian. MAN 1 Bantul optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Maf)

