Bantul (MAN 1 Bantul) — Dua siswa Fase D 6 MAN 1 Bantul, Reghina dan Syahla, melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di Ayuna Modiste milik Ibu Rini yang berlokasi di Dusun Ngeblak, Wijirejo, Pandak, Bantul. Kegiatan ini dimulai sejak 6 April 2026 dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme dari para peserta.
Sejak hari pertama, kedua siswa tersebut mendapatkan sambutan hangat dari pihak Ayuna Modiste. Mereka tidak hanya belajar keterampilan dasar menjahit, tetapi juga memperoleh pengalaman baru yang lebih luas, seperti membuat pola busana serta memahami strategi pemasaran. Salah satu keunikan yang mereka pelajari adalah sistem “jemput bola” yang diterapkan oleh Ayuna Modiste, yaitu layanan mendatangi pelanggan untuk pengukuran sekaligus mengantarkan kembali pakaian yang telah selesai dikerjakan.
Pengalaman ini memberikan wawasan nyata kepada siswa tentang dunia kerja, khususnya dalam bidang usaha jasa jahit yang menuntut ketelitian, kreativitas, serta kemampuan komunikasi dengan pelanggan.
Pada saat penyerahan siswa, pihak Ayuna Modiste menyampaikan apresiasi dan menerima dengan senang hati. Mereka juga berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa Prakerin merupakan sarana penting untuk membekali siswa dengan keterampilan nyata sekaligus membentuk karakter.
“Melalui kegiatan Prakerin, siswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan sikap tanggung jawab, kemandirian, dan etos kerja. Ini sejalan dengan tag line MAN 1 Bantul ‘Cadas Berkelas’, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi,” ungkap beliau.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja sekaligus memperkuat kompetensi dan karakter sebagai generasi unggul masa depan. (nrm)

