Bantul (MAN 1 Bantul) – Setelah menyelesaikan kegiatan memasak bersama dalam rangka program pengolahan daging kurban MAN 1 Bantul, siswa kelas XI FD 4 melanjutkan kebersamaan mereka dengan kegiatan pengajian pada Jumat (29/5/2026) pukul 16.00-17.30 WIB di rumah Hasbiya, Karangber, Guwosari, Pajangan, Bantul.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ketua Kelas XI FD 4, Dika Pratama. Seluruh siswa mengikuti pembacaan dengan khidmat, menciptakan suasana religius yang menambah kekhusyukan rangkaian kegiatan Iduladha tersebut.
Usai pembacaan Asmaul Husna, Dika Pratama juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan tausiah singkat di hadapan siswa kelas FD 4. Kegiatan ini menjadi bagian dari latihan kepemimpinan sekaligus pembiasaan bagi siswa untuk tampil dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Dalam tausiah, Dika mengajak siswa kelas FD 4 untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as yang menunjukkan ketaatan dan keikhlasan luar biasa kepada Allah Swt. Dika menjelaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan, tetapi juga sebagai simbol ketakwaan, keikhlasan, dan kesiapan seorang hamba untuk menjalankan perintah Allah Swt.
Dika juga mengingatkan bahwa semangat berkurban dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai bentuk pengorbanan, seperti meluangkan waktu untuk membantu orang lain, menggunakan tenaga untuk kegiatan yang bermanfaat, serta berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan. Menurut Dika, nilai-nilai tersebut sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan pengajian berlangsung dengan lancar dan mendapat perhatian penuh dari seluruh siswa yang hadir. Selain menjadi sarana refleksi atas makna Iduladha, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keberanian berbicara di depan umum, kemampuan berdakwah, dan jiwa kepemimpinan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembelajaran karakter yang dikembangkan di madrasah. “Kami sangat mendukung kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih memimpin dan menyampaikan tausiah. Pengalaman seperti ini akan membentuk kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta memperkuat pemahaman keagamaan siswa. Semoga semakin banyak siswa yang berani tampil dan menjadi teladan dalam kebaikan,” ungkap Mafrudah.
Melalui kegiatan tersebut, siswa XI FD 4 tidak hanya mempererat kebersamaan dalam momentum Iduladha, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan dan dakwah yang menjadi bekal penting bagi kehidupan mereka di masa depan. Hal ini selaras dengan tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (ars)

