BANTUL (MAN 1 Bantul) — Rangkaian kegiatan Perkemahan Bakti Siswa (Perbasis) 4 MAN 1 Bantul yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan (Bumper) Lembah Sorory akhirnya memasuki babak akhir. Pada Jumat (8/5/2026), suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan mewarnai momen persiapan kepulangan para guru pendamping yang telah setia mengawal jalannya kegiatan pramuka tersebut untuk kembali ke madrasah.
Para guru pendamping berseragam pramuka maupun pakaian dinas tampak berkumpul di area berundak dekat posko utama. Sembari mengemas perlengkapan, menggendong tas ransel, dan berkoordinasi satu sama lain, raut wajah lelah namun puas terpancar dari para pendidik yang sukses mengantarkan para peserta didik menyelesaikan seluruh rangkaian tantangan kemah karakter dengan aman.
Menanggapi dedikasi tanpa batas dari para guru pendamping, Kepala MAN 1 Bantul menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. menegaskan bahwa keberhasilan pendampingan ini merupakan cerminan nyata dari komitmen madrasah yang berlandaskan tagline “Cadas Berkelas” (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi).
“Apresiasi luar biasa saya haturkan kepada bapak dan ibu guru pendamping Perbasis 4. Kesiapan dan kegigihan mereka dalam mengawal anak-anak di alam terbuka membuktikan pribadi yang Cerdas, Smart, sekaligus Adaptif dalam mengelola dinamika kegiatan luar ruangan. Kehadiran para guru di tengah-tengah siswa juga memastikan bahwa penanaman nilai Agamis dan pembentukan siswa yang Berkarakter mandiri selama berkemah dapat berjalan optimal,” ujar Kepala MAN 1 Bantul.
Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. juga menambahkan bahwa manajemen kepulangan yang tertib dan adil mencerminkan lingkungan kerja yang Demokratis dan Anti Diskriminasi, di mana seluruh panitia dan guru saling bergotong royong tanpa membeda-bedakan tugas.”Sebelum mengucapkan sayonara dan beranjak meninggalkan Bumper Lembah Sorory, para guru beserta siswa dipastikan telah melakukan operasi semut untuk memastikan area perkemahan bersih kembali. Hal ini adalah wujud nyata keteladanan guru dalam mengajarkan karakter Cinta Lingkungan kepada anak didik kita,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya pendampingan di Perbasis 4 ini, para guru pendamping siap kembali ke madrasah untuk melanjutkan tugas-tugas pelayanan pendidikan formal. Semangat kedisiplinan dan nilai-nilai karakter yang telah ditempa di bumi perkemahan ini diharapkan dapat terus berimbas positif pada ekosistem pembelajaran di MAN 1 Bantul demi mewujudkan madrasah yang unggul dan berkelas. (ska)

