Terampil dan Profesional, Siswa Prakerin di Move On Konveksi Asah Keahlian Memasang Kancing dan Label Busana

Bantul (MAN 1 Bantul) – Kegiatan monitoring Praktik Kerja Industri (Prakerin) siswa dilaksanakan pada Selasa (19/05/2026) di Move On Konveksi. Monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan kompetensi siswa serta memastikan pelaksanaan prakerin berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan dunia industri.

Pada kunjungan tersebut, siswa terlihat aktif mengikuti proses produksi garmen dengan mengerjakan pemasangan kancing baju dan label ukuran pada pakaian. Kedua pekerjaan tersebut memerlukan ketelitian, ketepatan, dan konsistensi agar produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh industri konveksi.

Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman kerja nyata yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk sikap kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sesuai target produksi. Pembimbing dari Move On Conveksi memberikan arahan secara langsung kepada siswa mengenai teknik pemasangan kancing yang rapi serta penempatan label ukuran yang sesuai dengan standar produk.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menunjukkan perkembangan yang baik dalam menguasai keterampilan yang diberikan. Antusiasme dan kesungguhan siswa selama menjalani prakerin menjadi modal penting dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah lulus nanti.

Kepala Madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan apresiasi kepada Move On Konveksi atas kesempatan dan bimbingan yang diberikan kepada siswa selama kegiatan prakerin. “Kami sangat berterima kasih kepada Move On Konveksi yang telah menjadi mitra dalam mendidik dan membimbing siswa. Melalui kegiatan prakerin ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan teknis seperti memasang kancing dan label ukuran, tetapi juga belajar tentang budaya kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional di masa depan,” ungkapnya.

Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memastikan bahwa program prakerin memberikan manfaat yang optimal bagi siswa dalam mengembangkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. (Sof)