Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, 10 Anggota PMR MAN 1 Bantul Ikuti Aksi Susur Sesar PMI

(BANTUL-MAN 1 Bantul) — Dalam upaya membangun generasi muda yang tanggap dan tangguh menghadapi ancaman bencana alam, Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Bantul mendelegasikan anggotanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan “Susur Sesar”. Acara yang diinisiasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantul ini digelar pada Sabtu (23/5/2025) dengan menyusuri kawasan Trimulyo hingga Srihardono, Pundong, Bantul.

Kegiatan edukatif berbasis lapangan ini difokuskan pada simulasi dan pemetaan jalur rawan bencana di sepanjang sesar aktif. Tujuannya adalah menanamkan pemahaman mendalam serta kesiapkesiagaan bencana sejak dini di kalangan remaja, khususnya anggota PMR sebagai garda terdepan relawan sekolah.

Kawasan Pundong dipilih bukan tanpa alasan. Wilayah ini secara geografis berada dekat dengan jalur Sesar Opak, salah satu sesar aktif yang memiliki riwayat aktivitas seismik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui susur sesar ini, para peserta diajak mengenali tanda-tanda alam, struktur geologi, hingga langkah-langkah mitigasi konkret saat terjadi gempa bumi.

Mafrudah S.Ag, M.Pd.I, Kepala MAN 1 Bantul menerangkan jika keterlibatan murid dalam agenda ini sangat penting. Selain mengasah mental, kegiatan ini dapat memberikan pengalaman visual dan praktis yang tidak didapatkan Ketika kegiatan ekstrakurikuler.

“Remaja harus menjadi agen perubahan dalam mitigasi bencana. Dengan terjun langsung ke lapangan, mereka tidak hanya paham teorinya, tetapi juga tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri dan membantu orang di sekitarnya,” ujarnya.

Dalam aksi kemanusiaan dan edukasi ini, MAN 1 Bantul mengirimkan perwakilan anggota PMR yang terdiri dari:Alfian dimas kreshantoro,Gusna andika wibowo, Naufal ali raja, Zahrotun syita, Reinaya elena kartika, Favian nabil arya putra, Muhammad rava al-jasar, Syifa cinta, Dwi oktaviana,dan Arif Wibisono.

Selama menyusuri rute Trimulyo – Srihardono, para relawan muda ini dibekali dengan materi orientasi medan, pertolongan pertama berbasis masyarakat, serta manajemen posko darurat. Keterlibatan aktif PMR MAN 1 Bantul ini diharapkan mampu ditularkan kepada seluruh warga madrasah, untuk mewujudkan lingkungan madrasah yang aman dan tanggap bencana.(Lfd)