Bantul (MAN 1 Bantul) – Sebanyak 37 siswa kelas X program keterampilan otomotif MAN 1 Bantul mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) tahun ajaran 2025/2026 yang digelar di madrasah, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung secara serentak dengan seluruh siswa kelas X lainnya ini berjalan tertib, lancar, dan penuh konsentrasi.
Sejak pukul 07.30 WIB, para siswa sudah tampak duduk rapi di ruang ujian masing-masing. Untuk siswa keterampilan otomotif, ASAT tidak hanya menguji teori di atas kertas, tetapi juga mencakup praktik langsung di bengkel. Pada sesi pagi, mereka mengerjakan soal teori mencakup mata pelajaran produktif seperti Sistem Mesin, Sistem Kelistrikan, dan Sistem Chasis.
Suasana ruang ujian tampak hening. Para siswa asyik membaca soal dan mengisi lembar jawaban dengan penuh ketelitian. Beberapa di antaranya sesekali menghela napas sebelum kembali fokus menulis. Pengawas ujian dari kalangan guru berkeliling memastikan tidak ada kecurangan dan semua berjalan sesuai prosedur.
“Saya belajar sejak dua minggu lalu untuk persiapan ASAT ini. Materinya lumayan banyak, apalagi yang praktik harus hafal langkah-langkah perawatan mesin. Tapi saya percaya diri karena selama ini rajin praktik di bengkel,” ujar salah satu siswa usai menyelesaikan sesi teori.
Siswa lainnya mengaku lega karena soal-soal yang diujikan masih dalam jangkauan materi yang diajarkan. “Alhamdulillah, soalnya sesuai dengan kisi-kisi yang diberikan guru. Ada beberapa soal hitungan kelistrikan yang lumayan rumit, tapi saya coba kerjakan pelan-pelan. Semoga hasilnya memuaskan,” ungkapnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, didampingi wakil kepala bidang kurikulum, melakukan pemantauan langsung ke setiap ruang ujian. Ia menyempatkan diri berdiri di pintu ruang kelas dan mengamati keseriusan para siswa dari kejauhan.
“Saya melihat hari ini anak-anak kita sangat serius dan fokus dalam mengikuti ASAT. Ini adalah momen penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama satu tahun penuh. Saya bangga karena tidak ada siswa yang datang terlambat atau terlihat gelisah. Semuanya tenang dan percaya diri. Kepada anak-anak kelas X keterampilan otomotif, saya berpesan: kerjakan setiap soal dengan jujur dan teliti. Prestasi yang diraih dengan kejujuran adalah prestasi yang sejati. ASAT ini bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang seberapa besar kalian telah bertumbuh menjadi pribadi yang kompeten dan berakhlak. Semoga hasilnya memuaskan dan kalian semua naik ke kelas XI dengan sukses, ” ujar Mafrudah penuh harap.
Mafrudah juga mengingatkan para siswa untuk menjaga kesehatan dan mengatur waktu belajar dengan baik. “Jangan lupa istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi. Tubuh yang sehat akan membantu otak bekerja lebih optimal,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana ASAT menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, dengan jadwal yang berbeda. Untuk kelas X, ASAT berlangsung selama dua minggu penuh dengan 20 mata pelajaran yang diujikan, termasuk mata pelajaran umum dan keterampilan.
“Kami menerapkan sistem pengawasan silang dan kamera pengawas untuk menjaga integritas ujian. Target kami, seluruh siswa dapat menyelesaikan ASAT dengan lancar dan nilai yang dihasilkan dapat menjadi acuan perbaikan pembelajaran ke depan,” jelasnya.
Kegiatan ASAT dijadwalkan berlangsung hingga pekan depan. Setelah itu, para siswa kelas X akan memasuki masa persiapan kenaikan kelas sekaligus mempersiapkan diri menghadapi prakerin (Praktik Kerja Industri) di tahun ajaran baru nanti.(Fa_Ro)

