BANTUL (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pleno Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025/2026 di aula madrasah pada Selasa siang (23/6/2026). Suasana rakor yang semula dinamis seketika berubah menjadi hening dan serius ketika seluruh hadirin berdiri bersama untuk mengumandangkan Lima Nilai Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Republik Indonesia.
Lima Nilai Budaya Kerja yang meliputi Ketuhanan dan Ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Integritas, Profesionalitas, Tanggung Jawab, dan Keteladanan tersebut diucapkan secara lantang dan penuh khidmat oleh seluruh guru dan pegawai yang hadir. Momen ini menjadi refleksi penting di tengah agenda krusial penentuan masa depan akademis siswa.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa internalisasi budaya kerja ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan fondasi utama dalam mengambil keputusan besar, termasuk dalam menentukan kenaikan kelas siswa.
“Rapat pleno ini bukan hanya tentang angka dan nilai rapor, tetapi merupakan wujud tanggung jawab moral kita sebagai pendidik. Dengan menggemakan kembali Lima Nilai Budaya Kerja Kemenag, kita diingatkan untuk selalu mengedepankan integritas dan profesionalitas. Keputusan yang kita ambil hari ini harus objektif, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan dunia akhirat.” ujar Mafrudah.
Prosesi pembacaan budaya kerja dipimpin oleh salah satu guru yunior, Nurdianta, S.Pd. yang berhasil membakar semangat seluruh peserta rapat melalui kelantangan suara dan ketegasannya.
“Saat memimpin pembacaan tadi, saya merasakan getaran semangat yang luar biasa dari seluruh rekan sejawat. Ada beban moral sekaligus kebanggaan. Mengumandangkan nilai keteladanan dan tanggung jawab di forum pleno ini seperti meluruskan kembali niat kita agar proses evaluasi belajar siswa benar-benar dilakukan demi kebaikan masa depan mereka.” ujar Nurdianta.
Sesi pembacaan yang khidmat ini juga memberikan dampak psikologis yang positif bagi para guru peserta rakor, terutama dalam menjaga objektivitas selama dinamika rapat berlangsung. Guru Senior peserta rapat, Achmad Nuruddin, S.Ag., merasakan para peserta rapat menghayati lima budaya kerja yang diucapkan.
“Jujur, suasana hening tadi membuat kami semua merinding sekaligus tersadar. Kadang dalam rapat pleno seperti ini ada perdebatan sengit mengenai kondisi siswa. Namun, setelah bersama-sama mengucapkan lima nilai budaya kerja tersebut, ego kami luruh. Kami kembali fokus pada objektivitas, integritas, dan rasa tanggung jawab sebagai ASN Kemenag.” pungkas Achmad Nuruddin.
Rapat Koordinasi Pleno Kenaikan Kelas TA 2025/2026 MAN 1 Bantul ini pun berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik yang diharapkan mampu terus menjaga mutu serta marwah pendidikan di lingkungan madrasah. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).

