MGMP Ekonomi DIY Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Workshop Implementasi Penggunaan Kalkulator Scientific

Bantul (MAN 1 Bantul) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi tingkat Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Workshop Implementasi Penggunaan Kalkulator Scientific dalam Pembelajaran Ekonomi. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (23/6/2026) yang bertempat di Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya MGMP Ekonomi DIY dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran dan kebutuhan peserta didik di era digital. Melalui kegiatan ini, para guru ekonomi mendapatkan penguatan dalam pemanfaatan teknologi sebagai media pendukung pembelajaran yang efektif dan inovatif.

Dalam workshop tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai fitur kalkulator scientific serta penerapannya dalam pembelajaran ekonomi, terutama pada materi yang membutuhkan kemampuan numerasi, pengolahan data, dan analisis perhitungan. Pemanfaatan kalkulator scientific diharapkan mampu membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih praktis, kontekstual, dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Materi yang diberikan dalam kegiatan ini mencakup penerapan kalkulator scientific untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ekonomi, seperti perhitungan pertumbuhan ekonomi, inflasi, pendapatan nasional, fungsi ekonomi, analisis data, serta materi numerasi lainnya yang berkaitan dengan pembelajaran ekonomi di madrasah.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi, praktik langsung penggunaan kalkulator scientific, hingga diskusi mengenai strategi mengintegrasikan teknologi tersebut dalam proses pembelajaran di kelas. Melalui praktik ini, guru tidak hanya memahami fungsi alat, tetapi juga mendapatkan gambaran bagaimana penerapannya untuk meningkatkan pemahaman konsep ekonomi peserta didik.

Kegiatan workshop ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran ekonomi di madrasah. Guru diharapkan dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif sehingga peserta didik tidak hanya memahami teori ekonomi, tetapi juga mampu menerapkan konsep melalui kemampuan numerasi dan pemecahan masalah.

Ketua MGMP Ekonomi DIY menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Pemanfaatan teknologi sederhana seperti kalkulator scientific menjadi salah satu strategi untuk memperkuat kemampuan guru sekaligus meningkatkan literasi numerasi peserta didik.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Workshop Implementasi Penggunaan Kalkulator Scientific yang diinisiasi oleh MGMP Ekonomi DIY. Menurut Mafrudah, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus menjawab tantangan pembelajaran di era digital.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh MGMP Ekonomi DIY ini. Workshop seperti ini menjadi bukti bahwa guru terus berupaya meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran. Pemanfaatan kalkulator scientific merupakan inovasi sederhana namun memiliki manfaat besar dalam membantu peserta didik memahami konsep ekonomi secara lebih aplikatif,” ungkap Mafrudah.

Mafrudah juga menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran tidak terlepas dari kemauan guru untuk terus belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Guru harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Melalui kegiatan MGMP seperti ini, para pendidik dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik sehingga pembelajaran di madrasah semakin kreatif, kontekstual, dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta numerasi peserta didik,” tambah Mafrudah.

Dengan adanya workshop ini, MGMP Ekonomi DIY berharap para guru dapat menerapkan hasil pelatihan di madrasah masing-masing. Kolaborasi dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran ekonomi serta mencetak peserta didik yang memiliki literasi, numerasi, dan keterampilan abad ke-21. Hal ini selaras dengan tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (nok)