Bantul – Murid baru MAN 1 Bantul memperoleh penguatan nilai-nilai pendidikan melalui materi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Ekoteologi pada rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). Materi tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Arfi Nurdiantoro, S.Pd., sebagai bagian dari pengenalan arah dan karakter pembelajaran di MAN 1 Bantul.
Dalam pemaparannya, Arfi Nurdiantoro menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepedulian kepada sesama sebagai landasan dalam proses pendidikan. Melalui pendekatan ini, murid diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, empati, dan semangat gotong royong.
Selain itu, Arfi juga memperkenalkan konsep Ekoteologi, yaitu kesadaran bahwa menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan. Murid diajak memahami bahwa nilai-nilai Islam mengajarkan manusia untuk menjadi khalifah di bumi dengan menjaga keseimbangan alam, menghindari perilaku yang merusak lingkungan, serta membiasakan gaya hidup yang peduli terhadap kelestarian ciptaan Allah Swt.
“Belajar di MAN 1 Bantul bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik. Kita juga ingin membentuk pribadi yang memiliki cinta kepada Allah, sesama manusia, dan alam semesta. Nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi harus menjadi budaya yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Arfi Nurdiantoro.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi penyampaian materi tersebut sebagai bekal awal bagi murid baru dalam memahami karakter pendidikan yang dikembangkan di MAN 1 Bantul.
“Kami ingin setiap murid memahami bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari akhlak, kepedulian terhadap sesama, dan tanggung jawab menjaga lingkungan. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi, kami berharap lahir generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan,” tutur Mafrudah.
Melalui materi ini, MAN 1 Bantul menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang holistik, yaitu memadukan penguatan akademik, pembentukan karakter, nilai-nilai keislaman, serta kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan nilai-nilai tersebut menjadi bekal bagi murid baru dalam menjalani proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari keluarga besar MAN 1 Bantul. (zm)

