Hanya Terpisah Raga, Bukan Jiwa: 2 GTK Purna Bakti MAN 1 Bantul Sampaikan Salam Perpisahan Yang Mengharukan

Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana haru menyelimuti acara Pengajian Keluarga Besar MAN 1 Bantul yang diselenggarakan pada Sabtu (25/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, dua Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang memasuki masa purna bakti, yaitu Budi Winarno dan Atina Mutafidah, menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Bantul. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian keduanya yang telah menjadi bagian dari perjalanan madrasah selama bertahun-tahun.

Dalam sambutannya, Budi Winarno yang telah mengabdi selama 31 tahun mengenang perjalanan panjangnya sejak pertama kali bertugas di MAN 1 Bantul. Ia menceritakan berbagai perjuangan yang dilalui pada masa-masa awal pengabdiannya hingga melihat madrasah berkembang seperti saat ini. Sementara itu, Atina Mutafidah yang telah mengabdi selama dua tahun turut menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar MAN 1 Bantul. Keduanya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama yang telah terjalin selama ini, sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan. Salam perpisahan yang mereka sampaikan disambut dengan tepuk tangan dan rasa haru dari seluruh hadirin.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Budi Winarno dan Atina Mutafidah atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan kepada madrasah. Menurutnya, setiap bentuk kontribusi, baik yang telah diberikan selama puluhan tahun maupun dalam waktu yang lebih singkat, memiliki arti penting bagi kemajuan MAN 1 Bantul. “Kami mengucapkan terima kasih atas segala tenaga, pikiran, dan ketulusan yang telah dicurahkan selama menjadi bagian dari keluarga besar MAN 1 Bantul. Semoga masa purna bakti menjadi awal dari kehidupan yang penuh keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan, sementara silaturahmi dengan keluarga besar madrasah tetap terjalin erat,” ungkapnya. (dyn)