Pembiasaan Pagi yang Inklusif, Siswi Berhalangan Tetap Ikuti Kegiatan Spiritual di MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul terus membudayakan pembiasaan pagi yang sarat nilai spiritual dan pendidikan karakter bagi seluruh peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, siswi yang sedang berhalangan (uzur) tetap mengikuti pembinaan dengan berkumpul di area belakang Masjid MAN 1 Bantul saat siswi lainnya melaksanakan Salat Duha berjamaah sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kehadiran mereka menjadi wujud komitmen madrasah dalam memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh peserta didik sesuai dengan kondisi masing-masing.

Setelah pelaksanaan Salat Duha selesai, seluruh siswi mengikuti pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan positif yang bertujuan menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt., memperkuat karakter religius, serta menciptakan suasana belajar yang tenang dan penuh keberkahan. Melalui pembinaan yang bersifat inklusif, MAN 1 Bantul memastikan setiap peserta didik tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan pembiasaan pagi tanpa merasa dibedakan, sehingga nilai kebersamaan, saling menghargai, dan kepedulian terus tumbuh dalam kehidupan madrasah.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembiasaan pagi merupakan bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik secara utuh. “Kami ingin seluruh peserta didik mendapatkan pembinaan yang sama sesuai dengan kondisi dan ketentuan syariat. Siswi yang sedang berhalangan tetap kami libatkan dalam kegiatan pembinaan melalui pendampingan dan pembacaan Asmaul Husna sehingga mereka tetap menjadi bagian dari proses pendidikan karakter di madrasah. Hal ini sejalan dengan semangat ‘CADAS BERKELAS’, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai anti diskriminasi mengajarkan bahwa setiap peserta didik berhak memperoleh perhatian, pembinaan, dan kesempatan yang sama untuk berkembang, sementara nilai agamis dan berkarakter diwujudkan melalui pembiasaan ibadah dan penguatan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. (mln)