Gelar Pengajian Keluarga, MAN 1 Bantul Hadirkan KH Muhammad Husnul Fahmi: Tegaskan Peran Guru Sebagai Agen Perubahan Moral dan Spiritual

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat fondasi keimanan civitas akademika, MAN 1 Bantul menggelar kegiatan Pengajian Keluarga di aula madrasah pada Ahad (25/7/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Nahdhatus-Syubban Kanggotan Pleret, KH Muhammad Husnul Fahmi (Gus Fahmi), sebagai penceramah utama.
Dalam ceramahnya, Gus Fahmi menekankan pentingnya peran pendidik yang tidak sekadar mentransfer pengetahuan umum, melainkan juga berfungsi sebagai learning agent yang mengarahkan perubahan moral dan spiritual murid. Menurut beliau, ilmu spiritual serta perbaikan akhlak harus mendominasi kepribadian seorang guru dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.
“Seorang guru atau pendidik memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Fokus kita tidak hanya pada transfer ilmu pengetahuan saja, melainkan menjadi agen perubahan moral dan spiritual bagi para murid. Peduli pada keselamatan akhirat murid adalah hal yang utama, yaitu membimbing mereka agar tidak hanya mengejar kesuksesan duniawi, tetapi juga mengarahkan mereka pada ketakwaan kepada Allah SWT,” tegas Gus Fahmi di hadapan para peserta pengajian.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa pesan yang disampaikan oleh penceramah menjadi pengingat penting bagi seluruh tenaga pendidik di lingkungan madrasah.
“Pengajian Keluarga ini menjadi sarana penyeimbang dan penguat niat kita sebagai pendidik. Apa yang disampaikan oleh Gus Fahmi sangat relevan dengan visi madrasah. Kami berharap seluruh guru di MAN 1 Bantul dapat terus mentransformasi diri, tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlakul karimah,” ujar Kepala MAN 1 Bantul.
Senada dengan hal tersebut, salah satu perwakilan guru MAN 1 Bantul, Linawati, M.Pd., juga memberikan refleksinya seusai acara. Pesan mendalam mengenai kepedulian terhadap keselamatan akhirat siswa menjadi poin mendasar yang membakar semangat para pendidik.
“Tausiyah dari Gus Fahmi menjadi refleksi mendalam bagi kami para guru. Kadang kita terlalu terfokus pada pencapaian nilai atau target kurikulum saja. Tausiyah hari ini mengingatkan kembali bahwa tugas mulia kita adalah membimbing anak-anak agar selamat dunia dan akhirat serta berkarakter Islami,” ungkapnya.
Kegiatan Pengajian Keluarga ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Muhammad Husnul Fahmi, dilanjutkan dengan ramah tamah antarkeluarga besar MAN 1 Bantul untuk mempererat tali silaturahmi. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).