BANTUL (MAN 1 Bantul) — Kepala MAN 1 Bantul mendampingi Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Kabid Penais Zawa) Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, S.Ag., M.S.I., dalam peninjauan dan monitoring pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) Penyuluh Agama Islam pada Kamis (30/07/2026). Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul.
Dalam kunjungan monitoring tersebut, Nurhuda meninjau langsung keandalan sarana dan prasarana teknologi informasi yang digunakan para peserta Ukom. Kehadiran beliau memastikan agar seluruh tahapan asesmen berbasis komputer berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Fasilitas laboratorium komputer MAN 1 Bantul yang representatif, lengkap dengan jaringan internet yang stabil, siap mendukung kesuksesan pelaksanaan Ukom Penyuluh sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme ASN Kemenag.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan Kanwil Kemenag DIY yang telah menunjuk MAN 1 Bantul sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan strategis ini. Beliau menegaskan bahwa kesiapan fasilitas madrasah merupakan cerminan dari semangat tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi).
“Suatu kebanggaan bagi MAN 1 Bantul dapat memfasilitasi Ukom Penyuluh ini. Kehadiran Bapak Kabid Penais Zawa menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyediakan sarana yang smart dan adaptif dalam mendukung program-program kementerian,” ungkap Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menambahkan bahwa peran madrasah dalam mendukung kegiatan keagamaan ini sangat erat kaitannya dengan pilar-pilar madrasah.
“Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menguatkan nilai agamis dan pembentukan instansi yang berkarakter. Pelaksanaan yang tertib di sarana publik ini terbuka bagi siapa saja secara adil (anti diskriminasi) dan menjunjung tinggi transparansi (demokratis). Selain itu, penyediaan lingkungan laboratorium yang bersih, rapi, dan nyaman juga menjadi bagian dari penerapan budaya cinta lingkungan di MAN 1 Bantul,” tutupnya.
Melalui sinergi ini, diharapkan pelaksanaan Ukom Penyuluh Agama Islam di MAN 1 Bantul dapat melahirkan SDM penyuluh yang semakin profesional, unggul, dan berdampak positif bagi masyarakat luas. (ska)

