Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter murid melalui kegiatan aksi potong kuku yang dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan pembiasaan hidup bersih. Kegiatan ini berlangsung pada Jum’at (17/7/2026) dan melibatkan seluruh murid dengan pendampingan guru piket serta Tim Kesiswaan
Pemeriksaan kuku yang diinisiasi ibu Mardiana Rahmawati, S.Sos selaku staf Kesiswaan ini dilakukan saat murid memasuki gerbang MAN 1 bantul. Murid yang kedapatan memiliki kuku panjang diarahkan untuk segera memotong kukunya. Madrasah juga menyiapkan alat pemotong kuku sehingga pembinaan dapat dilakukan secara langsung. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para murid.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa menjaga kebersihan diri merupakan bagian penting dari pembentukan karakter murid. Menurutnya, disiplin tidak hanya diwujudkan melalui kepatuhan terhadap tata tertib, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan diri.
“Melalui kegiatan sederhana seperti potong kuku, kami ingin membiasakan murid untuk menjaga kebersihan diri sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dan kedisiplinan. Kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter positif yang bermanfaat bagi kehidupan mereka,” ujarnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Junardi, M.S.I menambahkan bahwa aksi potong kuku merupakan salah satu bentuk pembinaan preventif untuk menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, nyaman, dan kondusif. Kuku yang bersih dan rapi dapat membantu menjaga kesehatan serta mencegah penumpukan kotoran yang berpotensi menjadi sumber penyakit.
Selain sebagai upaya menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan pengarahan mengenai pentingnya menjaga kebersihan tubuh sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai karakter dan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kebersihan.
Para murid mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka menyadari bahwa kebersihan diri merupakan tanggung jawab setiap individu dan menjadi salah satu cerminan kedisiplinan. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara rutin, diharapkan kesadaran untuk menjaga kebersihan tidak hanya diterapkan di lingkungan madrasah, tetapi juga di rumah dan masyarakat.
Dengan adanya aksi potong kuku ini, MAN 1 Bantul terus memperkuat budaya madrasah yang mengedepankan kedisiplinan, kebersihan, dan pembentukan karakter. Langkah sederhana tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan murid yang sehat, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab sesuai dengan visi MAN 1 Bantul sebagai madrasah yang unggul dan berkarakter.(bnt)

