Bantul (MAN 1 Bantul) – Rabu, 08 Juli 2026, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid penmad) Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., memberikan pembinaan dan sambutan pada kegiatan Rapat Kerja (Raker) MAN 1 Bantul yang berlangsung di Hotel Burza Bantul pukul 08.00–15.00 WIB.
Dalam sambutannya, H. Sidik Pramono mengajak seluruh guru dan pegawai untuk menyamakan visi dan tujuan dalam memajukan madrasah. Beliau mengibaratkan sebuah lembaga sebagai bus yang ditumpangi sekitar 70 guru dan pegawai dengan berbagai keinginan dan tujuan. Agar perjalanan mencapai tujuan bersama, diperlukan kesepahaman, komunikasi, dan komitmen seluruh penumpang. Oleh karena itu, setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat kerja harus melalui proses musyawarah, kehati-hatian, dan mempertimbangkan berbagai masukan sehingga dapat diterima oleh seluruh warga madrasah.
Beliau juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan anggaran. Setiap program yang direncanakan harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, meskipun sebagian besar peserta telah menyetujui suatu keputusan, tetap perlu memperhatikan setiap masukan yang ada agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Pada kesempatan tersebut, H. Sidik Pramono mengapresiasi berbagai program unggulan madrasah di DIY serta mendorong MAN 1 Bantul untuk terus mengembangkan keunggulan yang dimiliki. Beliau menyoroti pentingnya penguatan Zona Integritas (ZI) dan implementasi program Ekoteologi sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, bersih, dan berintegritas. Ketua Tim Zona Integritas, menurut beliau, perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur madrasah agar program dapat berjalan optimal.
Selain itu, beliau mengingatkan bahwa dalam setiap instansi pasti terdapat pegawai dengan kinerja baik maupun sangat baik. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran sistemik yang menghubungkan seluruh pegawai dalam budaya kerja yang positif. Hal-hal yang kurang baik harus segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang dan memengaruhi lingkungan kerja secara keseluruhan. Beliau mengutip pepatah “nila setitik merusak susu sebelanga” sebagai pengingat pentingnya menjaga integritas dan kedisiplinan.
Terkait disiplin ASN, H. Sidik Pramono menjelaskan bahwa berbagai aturan kepegawaian, termasuk tunjangan kinerja (Tukin) dan tunjangan profesi guru (TPG), memiliki keterkaitan dengan kedisiplinan pegawai. Keterlambatan yang terjadi secara berulang dapat berdampak pada hak-hak yang diterima pegawai. Beliau juga menegaskan bahwa masa liburan semester bukan berarti libur bagi guru dan pegawai, karena tetap terdapat tugas-tugas kedinasan yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan. Apabila membutuhkan waktu istirahat di luar ketentuan, maka dapat mengajukan cuti sesuai aturan yang berlaku.
Menjelang akhir sambutannya, H. Sidik Pramono menyampaikan bahwa berbagai kebijakan terkait kalender pendidikan, kontrak prestasi, peningkatan mutu melalui mutasi, serta program-program strategis lainnya akan terus disosialisasikan dan disempurnakan. Beliau berharap seluruh hasil rapat kerja dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang membawa kemajuan bagi MAN 1 Bantul.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas arahan serta pembinaan yang diberikan oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag DIY. Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan menjadi bekal penting bagi MAN 1 Bantul dalam menyusun program kerja yang lebih terarah, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
“Pesan-pesan yang disampaikan Bapak H. Sidik Pramono menjadi pengingat bagi kami semua untuk terus memperkuat budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas. MAN 1 Bantul berkomitmen menindaklanjuti hasil rapat kerja dengan program-program yang mendukung penguatan Zona Integritas, Ekoteologi, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta pengembangan karakter seluruh warga madrasah. Semoga ikhtiar bersama ini dapat membawa MAN 1 Bantul semakin unggul, berprestasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Hj. Mafrudah.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Rapat Kerja MAN 1 Bantul diharapkan mampu menghasilkan program-program strategis yang mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (LM)

