Guru MAN 1 Bantul Ikuti Upacara Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul dengan Busana Gagrak Ngayogyakarta

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul, sejumlah guru MAN 1 Bantul turut ambil bagian dalam upacara yang diselenggarakan di Lapangan Trirenggo, Bantul, pada Senin (20/7/2026). Keikutsertaan para guru menjadi wujud dukungan madrasah terhadap peringatan hari jadi daerah sekaligus bentuk pelestarian budaya Jawa melalui penggunaan busana adat Gagrak Ngayogyakarta.

Guru MAN 1 Bantul yang mengikuti upacara tersebut yaitu Surururin Khoiroh, S.Pd., Mulat Miyarsih, S.Sos.I., Suharyono, S.Pd., Alfrida Restu Suhesti, S.Sej., Candra Ade Pertiwi, S.Kom.I., Winda Sukma Yulia, S.Pd., Nurdianta, S.Pd., dan Etik Rahmawati, S.Pd. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat bersama unsur pemerintah daerah, aparatur sipil negara, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Balutan busana adat Gagrak Ngayogyakarta yang dikenakan para peserta tidak hanya memperindah jalannya upacara, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang telah mengakar di Kabupaten Bantul. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa keterlibatan guru dalam kegiatan tingkat kabupaten merupakan bentuk pengabdian sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah.

“Keikutsertaan guru MAN 1 Bantul dalam Upacara Hari Jadi Kabupaten Bantul merupakan wujud kecintaan terhadap daerah dan budaya yang kita miliki. Sebagai pendidik, guru tidak hanya mengajarkan nilai-nilai kebangsaan di ruang kelas, tetapi juga memberikan teladan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan yang menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pelestarian budaya,” tutur Mafrudah.

Selain menjadi agenda seremonial, peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang maju, berbudaya, dan berkarakter. Kehadiran para guru MAN 1 Bantul diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk semakin mencintai budaya lokal serta memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerahnya.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut, MAN 1 Bantul terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, budaya, dan pengabdian kepada seluruh warga madrasah. Hal ini sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi) yang menjadi budaya kerja dan budaya belajar di MAN 1 Bantul. (ad)