BANTUL (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi dan mendukung potensi peserta didik. Bertempat di halaman madrasah, pelaksanaan upacara bendera mingguan pada Senin (3/8/2026) terasa istimewa dengan dibagikannya piagam penghargaan bagi para siswa yang berhasil meraih prestasi di berbagai ajang kompetisi lokal hingga daerah.
Pemberian penghargaan di hadapan seluruh civitas akademika ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan langkah strategis madrasah untuk meningkatkan motivasi belajar serta menumbuhkan rasa percaya diri siswa berprestasi di depan umum. Selain itu, momen penyerahan piagam ini diharapkan mampu memicu iklim kompetisi yang sehat dan membakar semangat siswa lainnya untuk terus berkarya serta mengukir prestasi.
Adapun deretan siswa berprestasi yang menerima penghargaan pada kesempatan tersebut adalah:
1. Dheo Ananda Akbar (X E4): Juara 1 Kejurkab Sleman dalam Seleksi Atlet Puslatkab Porda 2027.
2. Adzkia Septi Ramadhani (XII FL1): Duta Pelajar Merek Busana Muslim Rabbani 2026.
3. Ahmad Fahri (XII FL2): Juara 1 Cabang Olahraga Tarung Derajat Kelas 49–52 Kg PORKAB Bantul 2026.
4. Rasya Aura Shevani (XI FD4): Juara 3 Cabang Olahraga Tarung Derajat Nomor 50,1–54 Kg Putri POPKAB Bantul 2026.
5. Novi Rosita (XII FL7): Juara 2 Lomba Peragaan Busana DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemenag Bantul dalam Rangka HUT ke-26 DWP dan HAB ke-80 Kemenag.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian para siswa tersebut. Beliau menegaskan bahwa madrasah akan selalu menjadi wadah yang siap mendukung pengembangan bakat dan minat siswa di bidang akademik maupun non-akademik.
“Apresiasi yang kita berikan pada hari ini adalah bentuk komitmen madrasah dalam menghargai setiap tetes keringat dan perjuangan anak-anak kita. Semoga pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menginspirasi seluruh siswa MAN 1 Bantul untuk berani bermimpi, berlatih keras, dan mengukir prestasi di bidangnya masing-masing,” tutur Kepala Madrasah.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan (Wakabid Kesiswaan), Junardi, M.S.I. menambahkan bahwa pengakuan di depan umum saat upacara bendera memiliki dampak psikologis yang sangat positif bagi perkembangan karakter peserta didik.
“Menyerahkan penghargaan di tengah riuhnya apresiasi seluruh teman dan guru saat upacara bendera efektif membangun iklim kompetisi yang sehat di lingkungan sekolah. Kita ingin menanamkan mental juara dan budaya mengapresiasi, sehingga siswa yang belum meraih prestasi tergerak untuk meniru semangat juang kawan-kawannya,” tegas Wakabid Kesiswaan.
Rasa haru dan bangga turut dirasakan oleh para penerima penghargaan. Ahmad Fahri, peraih Juara 1 Cabang Olahraga Tarung Derajat PORKAB Bantul 2026, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan penuh dari pihak madrasah.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa berdiri di depan teman-teman dan para guru untuk menerima penghargaan ini. Dukungan dan doa dari madrasah menjadi pendorong utama saya saat bertanding. Penghargaan ini memotivasi saya untuk terus berlatih lebih keras lagi demi mengharumkan nama MAN 1 Bantul di ajang yang lebih tinggi,” ungkap Fahri mewakili rekan-rekannya.
Dengan diserahkannya piagam penghargaan tersebut, MAN 1 Bantul membuktikan bahwa ruang tumbuh bagi potensi dan bakat siswa terbuka lebar, sekaligus menegaskan posisi madrasah sebagai pencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berkarakter. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).

