Hasilkan Efektivitas Pembelajaran, MAN 1 Bantul Bagi Rombel Pendalaman Materi TKA Berdasarkan Rata-rata Nilai Rapor

BANTUL (MAN 1 Bantul)– MAN 1 Bantul resmi memulai pelaksanaan Program Pendalaman Materi Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Senin (10/8/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini pembagian rombongan belajar (rombel) dilakukan secara khusus berdasarkan peta rata-rata nilai rapor siswa. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan efektivitas pembelajaran serta memaksimalkan persiapan siswa menghadapi TKA.
Melalui skema baru ini, proses pembelajaran menjadi jauh lebih terfokus karena karakter kelas yang lebih homogen. Para guru dapat dengan mudah menyesuaikan kecepatan mengajar serta menyampaikan materi sesuai daya serap tiap rombel. Pola ini dinilai mampu menekan kesenjangan pemahaman antar siswa di dalam satu ruang kelas.
Selain itu, pembagian rombel berbasis nilai rapor ini mendukung penuh efektivitas metode Differentiated Learning (pembelajaran terdiferensiasi). Guru dapat merancang dan menerapkan strategi pedagogis yang spesifik: untuk rombel dengan rata-rata nilai tinggi, pembelajaran difokuskan pada pemecahan soal-soal analisis kompleks (Higher Order Thinking Skills / HOTS), sementara untuk rombel lainnya, penekanan diberikan pada penguatan konsep-konsep dasar agar pemahaman siswa makin kokoh.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan optimismenya terhadap inovasi pendalaman materi tahun ini.
“Kebijakan membagi rombel berdasarkan rata-rata nilai rapor ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan pendidikan yang tepat sasaran. Kami ingin memastikan setiap siswa mendapatkan pendampingan sesuai dengan tingkat kebutuhannya, sehingga tidak ada siswa yang merasa tertinggal maupun merasa kurang tertantang,” tegas Kepala Madrasah.
Dukungan serupa datang dari perwakilan guru pengampu materi TKA, Ema Priliawati, S.Si., yang merasakan langsung dampak positif dari efisiensi pengelolaan kelas ini.
“Dengan komposisi kelas yang lebih homogen, kami dapat merancang modul dan dinamika kelas secara lebih presisi. Di kelas fokus penguatan, kami bisa pelan-pelan memantapkan konsep dasar tanpa terburu-buru, sedangkan di kelas enrichment, kami bisa langsung tancap gas berdiskusi soal-soal HOTS yang membutuhkan pemikiran kritis tingkat tinggi,” ungkap Ema Priliawati.
Respons positif juga datang dari para siswa yang mengikuti hari pertama pendalaman materi TKA. Aksel Aldhi Ramadhan (XII FL6) merasa menikmati kelas dengan teman yang berbeda.
“Awalnya sempat ragu dengan pembagian rombel seperti ini, tetapi begitu masuk kelas, suasananya jadi makin nyaman dan kondusif. Penjelasan dari guru pas banget sama kecepatan belajar kami di kelas, jadi lebih percaya diri buat menghadapi soal-soal TKA nanti,” ujar Aksel.
Dengan mulainya program ini, MAN 1 Bantul berharap seluruh siswa kelas akhir dapat memanfaatkan masa pendalaman materi secara optimal demi meraih hasil akademik terbaik dalam TKA mendatang. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).