Bantul (MAN 1 Bantul) — Tiga guru Bahasa Indonesia MAN 1 Bantul mengikuti Workshop Penyusunan Soal Latihan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bantul pada Selasa (11/08/2026) pukul 13.00 s.d. 16.00 WIB di aula SMAN 1 Jetis Bantul. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun instrumen latihan TKA yang berkualitas dan sesuai dengan karakteristik asesmen.
Workshop tersebut diikuti oleh seluruh guru Bahasa Indonesia SMA/MA di Kabupaten Bantul. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai karakteristik soal TKA Bahasa Indonesia, penyusunan kisi-kisi, pengembangan stimulus, hingga teknik merancang soal yang mampu mengukur kemampuan berpikir murid.
Tiga guru Bahasa Indonesia MAN 1 Bantul, yaitu Nur Khasanah, Siti Maryam, dan Azmiati Lathifah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif mencermati contoh soal dan berlatih membedah soal berdasarkan kaidah dan prinsip asesmen yang tepat.
Melalui workshop ini, guru diharapkan tidak hanya mampu memahami pola soal TKA, tetapi juga dapat mengembangkan soal latihan yang kontekstual, menantang, dan sesuai dengan kemampuan yang hendak diukur. Penyusunan soal yang baik diharapkan dapat membantu murid mempersiapkan diri secara lebih optimal dalam menghadapi TKA.
Keikutsertaan tiga guru Bahasa Indonesia MAN 1 Bantul dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pendidik. Hasil workshop diharapkan dapat diterapkan dalam pembelajaran serta menjadi bahan pengayaan dan latihan bagi murid, khususnya kelas XII.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan tiga guru Bahasa Indonesia dalam workshop tersebut. Menurut Mafrudah, peningkatan kompetensi guru sangat penting untuk mendukung kesiapan siswa dalam menghadapi TKA. ”Guru harus terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu memberikan pendampingan yang optimal kepada murid. Melalui workshop ini, kami berharap guru memperoleh wawasan baru dalam menyusun soal latihan TKA sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran di madrasah,” ungkap Mafrudah.
Dengan aktif mengikuti kegiatan pengembangan profesional seperti MGMP, guru Bahasa Indonesia MAN 1 Bantul terus berupaya meningkatkan kualitas diri. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan mampu mendukung perkembangan kompetensi murid secara optimal. Hal tersebut sejalan dengan semangat madrasah CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi. (nk)

