Libatkan Guru, Koordinasi PTA MAN 1 Bantul Diperkuat dengan Kolaborasi

Bantul (MAN 1 Bantul) – Pelaksanaan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) di MAN 1 Bantul dipersiapkan melalui koordinasi yang melibatkan guru dan berbagai unsur terkait. Pelibatan guru menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan terarah, aman, tertib, sekaligus memiliki nilai pendidikan bagi peserta didik.

Dalam koordinasi pada Kamis (6/8/2026) tersebut, guru bersama pengelola kegiatan dan Dewan Ambalan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan PTA. Kehadiran guru diharapkan dapat memperkuat pendampingan peserta didik, memberikan masukan terhadap teknis kegiatan, serta memastikan seluruh agenda berjalan sesuai dengan tujuan pembinaan karakter.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kolaborasi antara guru, pembina, dan peserta didik merupakan kunci dalam menyukseskan kegiatan PTA.

“Guru memiliki peran penting dalam memastikan kegiatan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Karena itu, koordinasi bersama guru perlu dilakukan agar setiap kegiatan memiliki arah yang jelas dan tetap memperhatikan kondisi serta kebutuhan peserta didik,” ungkap Mafrudah.

Menurutnya, keterlibatan guru juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan kegiatan yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Guru diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus menjadi teladan dalam menerapkan kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

Mafrudah menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan salah satu ruang strategis untuk membangun karakter peserta didik. Oleh karena itu, setiap rangkaian PTA perlu dirancang dengan memperhatikan keseimbangan antara kegiatan edukatif, pembentukan karakter, kebersamaan, dan keceriaan peserta didik.

Kolaborasi tersebut juga memperkuat implementasi tagline CADAS BERKELAS MAN 1 Bantul. Nilai Cerdas dan Smart tercermin dalam perencanaan kegiatan yang sistematis, Adaptif melalui kesiapan menghadapi berbagai kondisi, serta Berkarakter melalui pembiasaan disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama.

“Kalau semua unsur bergerak bersama, kegiatan akan lebih kuat. Guru memberikan pendampingan, Dewan Ambalan belajar memimpin, dan peserta didik mendapatkan pengalaman. Inilah pembelajaran karakter yang sesungguhnya,” tutur Mafrudah.

Melalui koordinasi yang melibatkan seluruh unsur tersebut, MAN 1 Bantul berkomitmen menjadikan PTA bukan sekadar agenda tahunan kepramukaan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang membentuk peserta didik menjadi pribadi yang cerdas, agamis, adaptif, peduli, dan berkarakter sesuai semangat CADAS BERKELAS.(wnd)