Pada Saat Upacara Hari Pramuka Lima Siswa MAN 1 Bantul Unjuk Kebolehan Menjadi Peragawati untuk Ajang Extranas 2026

Bantul, 14 Agustus 2026 — Lima siswi MAN 1 Bantul menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam unjuk kebolehan sebagai peragawati pada saat selesai upacara memperingati hari Pramuka. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan madrasah untuk menghadapi Extranas, ajang unjuk kemampuan antarmadrasah aliyah negeri plus keterampilan yang akan dilaksanakan di MAN 1 Lamongan, Jawa Timur, pada 10–13 September 2026.

Kelima siswi tersebut adalah Nieno Angel Firdhauza (X E5), Khayla Afryl Qistina (X E5), Mesya Luna Indrasari (X E6), Lara Azmi Raihana (XI FD2), dan Ameli Aprilia Savani (XI FD3). Mereka mendapatkan bimbingan dari Sururin Khoiroh, S.Pd. dalam mempersiapkan penampilan terbaiknya.

Dalam kegiatan unjuk kebolehan tersebut, kelima siswa menampilkan kemampuan berjalan di atas catwalk, sikap tubuh, ekspresi, serta pembawaan diri sebagai seorang peragawati. Penampilan ini menjadi salah satu tahap seleksi untuk menentukan satu siswa terbaik yang nantinya akan dipercaya menjadi peragawati pada lomba draping busana pesta di ajang Extranas 2026.

Sururin Khoiroh, S.Pd. mengatakan bahwa kelima siswa memiliki potensi yang baik dan menunjukkan semangat tinggi selama proses latihan. Menurutnya, menjadi peragawati dalam lomba draping tidak hanya membutuhkan penampilan yang baik, tetapi juga keberanian, kepercayaan diri, kemampuan membawa busana, serta mampu menampilkan karakter busana yang dikenakan.

“Kelima siswa memiliki kelebihan masing-masing. Mereka terus berlatih untuk meningkatkan kepercayaan diri, cara berjalan, pose, dan pembawaan busana. Nantinya akan dipilih satu siswa yang paling siap untuk mendukung penampilan dalam lomba draping busana pesta,” pembuatan Busana Draping  diwakili oleh dua siswa jurusan Busana yakni Qonita Ghina Humaira dari kelas XI FD 7 dan Ervina Nur Rahmawati XII FL 6 ungkap Sururin Khoiroh.

Lomba draping busana pesta sendiri menuntut kreativitas dan keterampilan dalam membentuk busana secara langsung dengan teknik draping. Peran peragawati sangat penting karena hasil draping akan lebih maksimal ketika dapat ditampilkan dengan pembawaan yang tepat dan percaya diri.

Kegiatan seleksi ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi kelima siswa untuk mengembangkan potensi diri di bidang keterampilan tata busana. Mereka tidak hanya belajar mengenai teknik berbusana, tetapi juga dilatih untuk berani tampil, bekerja sama, disiplin, dan bertanggung jawab.

Dengan persiapan yang terus dilakukan, MAN 1 Bantul berharap dapat mengirimkan perwakilan terbaik pada ajang Extranas 2026. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa nama baik MAN 1 Bantul dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.(R2N)