Bantul (MAN 1 Bantul) — Koperasi Maslahat MAN 1 Bantul mengikuti Exit Meeting Penilaian Kesehatan Koperasi Tutup Buku Tahun 2025 Periode III Tahun 2026 pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi koperasi untuk mengevaluasi tata kelola, administrasi, serta pelayanan kepada anggota agar semakin profesional dan terpercaya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua Koperasi Maslahat MAN 1 Bantul, Agustin Budihayati Putri, S.Pd. Berdasarkan hasil penilaian, Koperasi Maslahat MAN 1 Bantul memperoleh predikat cukup sehat.
Penilaian kesehatan koperasi mencakup beberapa kategori, yaitu kritis, cukup sehat, dan sehat. Dari 30 koperasi yang diperiksa, terdapat 11 koperasi berpredikat sehat, 18 koperasi cukup sehat, dan 1 koperasi berada dalam kategori kritis. Kategori kritis tersebut disebabkan oleh aspek administrasi yang dinilai masih kurang mendukung.
Yuni Kurniawati, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa ketertiban administrasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan anggota. Administrasi yang tertib akan memberikan kepastian sekaligus menjadi bukti bahwa koperasi dikelola secara profesional dan bertanggung jawab.
“Ketertiban dalam membuat administrasi itu penting agar kepercayaan anggota dapat terpenuhi. Pengurus juga perlu terus melakukan inovasi. Dengan adanya layanan yang lebih menarik dan sesuai kebutuhan anggota, diharapkan anggota tetap tertarik dan tidak berpindah ke koperasi lain,” ungkap Yuni Kurniawati.
Ia juga menekankan bahwa sebagai koperasi simpan pinjam, koperasi tidak hanya dituntut mampu memberikan pinjaman kepada anggota, tetapi juga harus terus menggalakkan budaya menabung atau meningkatkan simpanan anggota. Keseimbangan antara pelayanan pinjaman dan penghimpunan simpanan menjadi salah satu bagian penting dalam keberlangsungan koperasi.
Predikat cukup sehat yang diraih Koperasi Maslahat MAN 1 Bantul menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi pengurus untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi. Hasil penilaian tersebut diharapkan dapat mendorong perbaikan administrasi, peningkatan pelayanan, serta lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi anggota.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas upaya pengurus Koperasi Maslahat dalam menjaga keberlangsungan dan meningkatkan kualitas layanan koperasi. Menurutnya, pengelolaan koperasi juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang selaras dengan karakter MAN 1 Bantul.
“Koperasi Maslahat harus terus berkembang dengan semangat MAN 1 Bantul, Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai-nilai tersebut hendaknya tidak hanya menjadi tagline, tetapi diwujudkan dalam tata kelola, pelayanan, inovasi, dan tanggung jawab seluruh pengurus koperasi,” tutur Hj. Mafrudah.
Exit meeting ini menjadi langkah reflektif bagi Koperasi Maslahat MAN 1 Bantul untuk terus berbenah. Dengan administrasi yang semakin tertib, pelayanan yang inovatif, serta komitmen pengurus dalam memenuhi kebutuhan anggota, Koperasi Maslahat diharapkan mampu meningkatkan predikat kesehatan koperasi pada periode berikutnya dan semakin memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Bantul.(agoes)

