Mahasiswa Pendidikan Kimia UNY Terapkan Problem Solving dalam Praktik Kependidikan di MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul)— Suasana pembelajaran Kimia di MAN 1 Bantul berlangsung aktif dan penuh antusias pada Senin (24/8/2026). Dalam rangka pelaksanaan Praktik Kependidikan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran bersama peserta didik dengan menerapkan pendekatan Problem Solving.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesional sebagai calon pendidik. Melalui praktik langsung di lingkungan madrasah, mahasiswa tidak hanya belajar menyampaikan materi, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran.

Model Problem Solving yang diterapkan mendorong peserta didik untuk tidak sekadar menghafal konsep Kimia, tetapi mampu mengidentifikasi permasalahan, menganalisis informasi, merumuskan alternatif penyelesaian, serta menentukan solusi berdasarkan konsep yang telah dipelajari.

Dalam proses pembelajaran, peserta didik diajak untuk aktif berdiskusi dan bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Mahasiswa UNY berperan sebagai fasilitator yang membimbing peserta didik melalui tahapan pemecahan masalah, memberikan pertanyaan pemantik, serta mengarahkan mereka agar mampu menemukan solusi secara mandiri.

Penerapan Problem Solving juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Peserta didik memiliki kesempatan untuk mengemukakan pendapat, bertukar gagasan, melakukan analisis, dan mempertanggungjawabkan hasil pemikirannya. Dengan demikian, pembelajaran Kimia tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir peserta didik.

Kegiatan Praktik Kependidikan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara UNY dan MAN 1 Bantul dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengasah kemampuan mengelola kelas dan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Sementara bagi peserta didik, kehadiran mahasiswa praktikan memberikan pengalaman belajar yang variatif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa Pendidikan Kimia UNY semakin siap menjadi pendidik yang kreatif, reflektif, dan mampu menghadirkan pembelajaran Kimia yang bermakna. Di sisi lain, peserta didik MAN 1 Bantul diharapkan semakin terampil dalam berpikir kritis, bekerja sama, dan memecahkan berbagai persoalan melalui penerapan konsep-konsep Kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar Kimia bukan sekadar memahami rumus, tetapi belajar menemukan solusi melalui proses berpikir yang logis, kritis, dan kreatif. Hal ini sejalan dengan tag line MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS (cerdas, agamis, demokratif, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi). (nia)