Visual Memikat, Informasi Tepat: Siswa X E2 MAN 1 Bantul Bedah Infografis vs Laporan Panjang di Lab Komputer

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana belajar di Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul berlangsung interaktif dan penuh semangat pada Senin (10/8/2026). Kelompok siswa kelas X E2 yang beranggotakan El Susilo, Risqy Wisanggeni, Saputra, dan Irsyad Dzul Fahri tampil ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka pada mata pelajaran Informatika bab Kemampuan Generik.

Mengusung tema perbandingan “Komunikasi Infografis vs Laporan Panjang”, El Susilo dan timnya memaparkan materi dengan bantuan tayangan presentasi yang menarik. Mereka mengulas secara kritis keunggulan, kelemahan, serta efektivitas penggunaan sajian visual infografis yang ringkas dibandingkan dengan dokumen laporan panjang dalam menyampaikan gagasan di era digital.

Diskusi berjalan hangat ketika para audiens diajak memahami kapan sebuah data lebih efektif disajikan secara visual agar mudah dipahami publik, serta kapan kedalaman narasi laporan panjang tetap dibutuhkan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas kemampuan bernalar kritis dan kecakapan komunikasi visual yang ditunjukkan oleh kelompok tersebut. Beliau menyampaikan bahwa penguasaan media komunikasi yang efektif sangat penting dalam menunjang pembelajaran abad ke-21.

“Pemaparan materi yang dibawakan oleh El Susilo, Risqy, Saputra, dan Irsyad ini merupakan wujud nyata penjelmaan tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Ketika siswa mampu memilah dan menyampaikan informasi secara cermat dan visual, mereka sedang menunjukkan sikap cerdas, adaptif, dan smart,” ujar Mafrudah.

Lebih lanjut, Mafrudah menambahkan bahwa kemampuan menyampaikan gagasan secara terbuka dan komunikatif juga memupuk iklim pembelajaran yang inklusif di madrasah.

“Kemampuan menyajikan data secara jujur dan transparan melalui media infografis maupun laporan juga melatih sikap berkarakter, demokratis, dan anti diskriminasi. Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berpendapat dan menyerap informasi dengan cara yang paling efektif. Kami berharap pembelajaran ini terus memicu kreativitas siswa MAN 1 Bantul untuk menjadi penyampai pesan yang bijak dan berdaya saing,” pungkasnya.

Melalui kegiatan presentasi ini, MAN 1 Bantul terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran Informatika yang inovatif, aplikatif, serta berorientasi pada pembentukan siswa yang cerdas berteknologi dan berkarakter unggul. (ska)