Lentera Spiritual Pagi Hari: Kekhusyukan Siswa Kelas XI MAN 1 Bantul Laksanakan Shalat Dhuha Sebelum KBM

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana syahdu, tenang, dan sarat kekhusyukan melingkupi ruang utama masjid MAN 1 Bantul pada Rabu (26/8/2026). Memanfaatkan alokasi waktu pada jam pelajaran pertama sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai, seluruh siswa kelas XI mengikuti pelaksanaan ibadah shalat Dhuha secara tertib dan penuh kedamaian.

​Tampak dalam ruang ibadah yang megah dan bersih, para siswi berbalut mukena berbaris rapi membentuk saf-saf lurus di bagian belakang, sementara para siswa putra berada di saf depan mengenakan seragam hijau khas madrasah. Di bawah bimbingan para guru, seluruh peserta didik melaksanakan ibadah sunnah di pagi hari ini sebagai wujud pembiasaan diri untuk memohon kelancaran ilmu, ketenangan hati, serta keberkahan dalam menuntut ilmu.​

Pembiasaan shalat Dhuha di jam pertama ini menjadi bagian integral dari kurikulum pembentukan karakter spiritual di MAN 1 Bantul guna menata mentalitas dan kesiapan kejiwaan siswa sebelum menyerap berbagai materi pelajaran.​

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas keistiqomahan para siswa kelas XI dalam menjaga rutinitas ibadah pagi tersebut. Beliau menegaskan bahwa penguatan aspek spiritual ini merupakan fondasi utama dalam membumikan Visi Madrasah.​

“Rutinitas ibadah shalat Dhuha di jam pertama ini merupakan penjelmaan nyata dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Ketika para siswa mengawali pagi dengan bersujud dan berdoa, di situlah nilai agamis dan berkarakter tertanam secara mendalam dalam jiwa mereka,” ungkap Mafrudah.

​Lebih lanjut, Mafrudah menekankan pentingnya membangun ekosistem madrasah yang ramah, bersih, dan inklusif.

​”Pelaksanaan ibadah di ruang masjid yang bersih dan sejuk ini mencerminkan lingkungan belajar yang kondusif serta menguatkan komitmen cinta lingkungan berbasis Adiwiyata. Kebersamaan dalam saf shalat ini juga mendidik sikap yang demokratis dan anti diskriminasi, di mana seluruh siswa berdiri dan bersujud secara sejajar tanpa membeda-bedakan. Melalui pembiasaan yang cerdas, adaptif, dan smart ini, kami berharap lahir generasi MAN 1 Bantul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan berakhlak mulia,” pungkasnya.​

Melalui penanaman nilai-nilai keagamaan sejak pagi hari, MAN 1 Bantul terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang islami, berkarakter unggul, dan siap melahirkan generasi penerus bangsa yang beradab. (ska)