BANTUL (MAN 1 Bantul) — Sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi akademik dan kesiapan karir peserta didik tingkat akhir, MAN 1 Bantul menggelar kegiatan Asesmen Psikologi bagi seluruh siswa kelas XII pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan asesmen ini terlaksana berkat fasilitas dan pendampingan penuh dari platform digital pendidikan, Skolla.
Tampak dalam ruang kelas yang terang, bersih, dan nyaman, para siswa kelas XII mengenakan seragam hijau khas madrasah duduk rapi di meja masing-masing. Dengan penuh ketenangan dan fokus, mereka mengakses serta menyelesaikan rangkaian tes asesmen melalui perangkat gawai (smartphone). Di tengah ruangan, fasilitator dan tim teknis dari Skolla turut mendampingi secara langsung untuk memastikan jalannya tes berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Asesmen psikologi ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai minat, bakat, gaya belajar, serta kecenderungan potensi siswa. Hasil tes ini nantinya menjadi rujukan penting bagi para guru Bimbingan Konseling (BK) dan orang tua dalam mengarahkan studi lanjut ke perguruan tinggi maupun perencanaan karir siswa ke depan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya asesmen psikologi digital yang bekerja sama dengan pihak Skolla ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membekali siswa menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Pelaksanaan asesmen psikologi bagi kelas XII ini merupakan penjelmaan nyata dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Pemanfaatan platform digital Skolla untuk membaca potensi dan potensi diri siswa merupakan langkah nyata yang cerdas, adaptif, dan smart,” ujar Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menyampaikan bahwa asesmen ini wujud komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang adil dan inklusif.
“Pelaksanaan asesmen ini digelar secara terbuka dan anti diskriminasi, di mana seluruh siswa kelas XII mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenali bakat dan minatnya secara demokratis. Suasana kelas yang bersih, sehat, dan kondusif juga mendukung prinsip cinta lingkungan berbasis Adiwiyata. Berlandaskan nilai agamis serta pembentukan kepribadian yang berkarakter, kami berharap hasil asesmen ini dapat menuntun para siswa MAN 1 Bantul memilih jalan masa depan yang tepat dan sukses menggapai cita-citanya,” pungkasnya.
Melalui sinergi bimbingan berbasis data psikologis ini, MAN 1 Bantul makin mengukuhkan komitmennya dalam mengawal dan memfasilitasi masa depan peserta didik agar siap menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, mandiri, dan berkarakter. (TriD)

