Bantul (MAN 1 Bantul) — Kemeriahan pesta demokrasi siswa madrasah mencapai puncaknya pada pergelaran Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM yang berlangsung sukses pada Rabu (26/8/2026). Dalam forum tersebut, giliran jajaran tim panelis yang mengambil peran sentral untuk menguji kesiapan, wawasan, serta kedalaman visi-misi dari Pasangan Calon (Paslon) 01, 02, dan 03.
Lima panelis yang terdiri dari Junardi, M.Si., Nurdianta, S.Pd., Sholahuddin Zamzambela, S.Ag., Mardiana Rahmawaty, S.Sos., dan Bin Umaryati, S.Pd., duduk bersama di meja utama untuk menyajikan pertanyaan-pertanyaan strategis. Suasana ruang debat tampak hangat dan interaktif ketika para panelis secara bergiliran mendalami berbagai isu krusial keorganisasian, kedisiplinan, kepemimpinan siswa, hingga inovasi program kerja yang ditawarkan masing-masing paslon.
Atmosfer antusiasme terlihat jelas sepanjang sesi pendalaman materi. Para paslon berdiri di panggung utama dengan lugas berusaha merespons setiap pertanyaan dari tim panelis, yang disambut riuh tepuk tangan pendukung dari berbagai sudut ruangan.
Menanggapi dinamika debat yang berlangsung secara edukatif tersebut, Kepala Madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menyampaikan bahwa keterlibatan aktif panelis serta keberanian para kandidat merupakan gambaran riil dari penerapan tagline kebanggaan madrasah, yakni CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi).
”Proses debat hari ini betul-betul mencerminkan spirit CADAS BERKELAS. Para panelis menghadirkan diskusi yang Cerdas dan Smart untuk menguji mentalitas calon pemimpin siswa. Di sisi lain, seluruh paslon belajar bersikap Demokratis, Adaptif, serta Berkarakter dalam menerima kritik dan argumen secara terbuka,” tutur Mafrudah.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya nilai Anti Diskriminasi yang tecermin dari perlakuan setara bagi Paslon 01, 02, maupun 03 selama sesi tanya jawab berlangsung. Mafrudah berharap, siapapun pasangan calon yang nantinya terpilih dapat membawa OSIM madrasah semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan terus menggaungkan budaya keagamaan yang kuat di lingkungan sekolah.
Kegiatan debat diakhiri dengan sesi foto bersama serta komitmen dari seluruh paslon untuk tetap menjaga persatuan dan kondusivitas selama masa pemilihan berlangsung. (ska)

