Bantul (MAN 1 Bantul) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 1 Bantul dalam penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Sadewa Islamy Pasha, murid MAN 1 Bantul, berhasil diterima di Program Studi Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Beasiswa KIP. Capaian tersebut menjadi sejarah tersendiri karena Sadewa tercatat sebagai murid pertama MAN 1 Bantul yang berhasil diterima di Program Studi Kedokteran.
Keberhasilan Sadewa menembus salah satu program studi yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi tersebut menjadi bukti bahwa murid madrasah memiliki peluang yang luas untuk berkompetisi dan meraih cita-cita di berbagai bidang keilmuan, termasuk bidang kedokteran.
Lebih membanggakan lagi, kesempatan tersebut diperoleh Sadewa melalui Beasiswa KIP. Beasiswa ini menjadi dukungan penting bagi Sadewa untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mewujudkan cita-citanya di bidang kesehatan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih Sadewa. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Sadewa dan keluarganya, tetapi juga menjadi sejarah baru bagi MAN 1 Bantul.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga karena Sadewa menjadi murid pertama MAN 1 Bantul yang diterima di Kedokteran. Ini membuktikan bahwa anak-anak madrasah memiliki kemampuan untuk bersaing dan meraih cita-cita setinggi-tingginya,” ungkap Mafrudah.
Menurut Mafrudah, capaian Sadewa sekaligus menjadi motivasi bagi murid-murid MAN 1 Bantul lainnya untuk tidak membatasi cita-cita. Madrasah akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar setiap murid dapat mengembangkan potensi yang dimiliki serta memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan minat dan cita-citanya.
“Jangan pernah merasa bahwa cita-cita itu terlalu tinggi. Selama ada kemauan, usaha, doa, dan dukungan, insyaallah selalu ada jalan. Semoga keberhasilan Sadewa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk berani bermimpi dan mempersiapkan diri sejak sekarang,” lanjutnya.
Capaian Sadewa juga memperkuat semangat CADAS BERKELAS yang menjadi bagian dari karakter dan budaya pendidikan MAN 1 Bantul. Keberhasilan tersebut mencerminkan nilai Cerdas melalui pencapaian akademik, Adaptif dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi, serta Berkarakter dalam mempersiapkan diri menjadi generasi yang kelak memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pilihan Sadewa untuk menempuh pendidikan kedokteran juga sejalan dengan semangat madrasah dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan komitmen untuk berkontribusi bagi sesama.
Keberhasilan tersebut sekaligus menambah deretan capaian studi lanjut murid MAN 1 Bantul pada tahun 2026. Sebelumnya, puluhan murid telah diterima di berbagai PTN dan PTS melalui beragam jalur seleksi, mulai dari SNBP, SNBT, SPAN PTKIN, UM-PTKIN, jalur mandiri, prestasi, minat dan bakat, hingga beasiswa.
Bagi MAN 1 Bantul, keberhasilan Sadewa menjadi lebih dari sekadar capaian penerimaan mahasiswa baru. Ia menjadi penanda sejarah baru bahwa dari madrasah, cita-cita menjadi dokter pun dapat diwujudkan.
Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh murid MAN 1 Bantul untuk terus belajar, mengembangkan potensi, berani memiliki cita-cita besar, dan mempersiapkan masa depan dengan penuh kesungguhan. Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia. (Mry)

