Bupati Menyapa: Kakan Kemenag Bantul Tegaskan Pemilos Serentak Wujud Nyata Imlementasi Nilai Agama

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul, Muntholib, S.Ag., M.S.I., memberikan sambutan dalam acara Bupati Menyapa yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting Rabu (2/9/2026). Acara yang berpusat di Aula MAN 1 Bantul ini digelar dalam rangka Peluncuran Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak Jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Bantul.
Dalam arahannya, Muntholib menegaskan bahwa hubungan antara ajaran agama dan pelaksanaan Pemilos terletak pada implementasi nilai moral, etika kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, agama mengajarkan pentingnya memilih pemimpin yang jujur, cerdas, dapat dipercaya, dan bertanggung jawab. Pelaksanaan Pemilos menjadi ajang bagi siswa untuk melatih diri mengenali visi-misi pasangan calon secara bijak demi melahirkan sosok pemimpin OSIS yang meneladani nilai-nilai keagamaan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa prinsip demokrasi yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil) merupakan perwujudan langsung dari perintah agama untuk berlaku adil dan menjauhi kecurangan. Sejalan dengan hal tersebut, KPU Bantul juga menggarisbawahi pentingnya Pemilos sebagai sarana edukasi politik sejak dini agar siswa terhindar dari praktik politik uang, fitnah, maupun manipulasi suara.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., sangat mendukung arahan dari Kakan Kemenag Kabupaten Bantul.
“Kami sangat mendukung arahan dari Bapak Kakan Kemenag. Pemilos bukan sekadar agenda tahunan organisasi siswa, melainkan laboratorium demokrasi yang berlandaskan akhlakul karimah. Ini menjadi momentum penting untuk mencetak generasi muda yang kritis, bijak, dan berintegritas tinggi.” ujar Mafrudah.
Kepala Tata Usaha (KATU) MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., siap mendukung penuh arahan Kakan Kemenag Bantul.
“Dari sisi fasilitasi dan administrasi, kami siap mendukung penuh seluruh rangkaian acara Peluncuran Pemilos Serentak ini. Penyelenggaraan kegiatan di Aula MAN 1 Bantul yang berjalan lancar menjadi wujud sinergi yang baik antarinstansi dalam mendukung pendidikan politik bagi siswa.” ungkap Martiningsih.
Guru Pendidikan Pancasila MAN 1 Bantul, Agustin Budihayati,S.Pd, mengomentari bahwa kegiatan pemilos ini sangat relevan dengan pembelajaran di kelas.
“Pesan mengenai penanaman nilai agama dalam proses pemilu sangat relevan dengan pembelajaran di kelas. Melalui Pemilos, siswa belajar memilih pemimpin bukan karena popularitas semata, melainkan atas dasar rekam jejak, karakter, dan gagasan yang dibawakan paslon.” tegas Agustin.
Peluncuran Pemilos serentak yang merupakan Kerja sama yang konsisten antara KPU Kabupaten Bantul dengan MAN 1 Bantul dalam menyukseskan agenda tahunan ini menegaskan bahwa sekolah berbasis agama (seperti MTs dan MA) maupun sekolah umum (SMP dan SMA) memandang pemilu serentak sebagai media dakwah praktis untuk membentuk generasi muda Bantul yang berkarakter kuat, religius, dan demokratis. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)