BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti MAN 1 Bantul pada Kamis pagi (22/10/2026). Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an bergema dari setiap ruang kelas dalam kegiatan Muqaddaman (pembacaan Al-Qur’an 30 juz yang dibagi per juz untuk setiap siswa) sebagai bagian dari rangkaian acara besar memperingati Hari Santri Nasional (HSN).
Kegiatan Muqaddaman dan Khatmil Qur’an ini diselenggarakan bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum penting dalam meneladani perjuangan para santri terdahulu. Melalui penguatan nilai-nilai spiritual ini, seluruh warga madrasah bersama-sama memohon keberkahan untuk bangsa sekaligus mempererat tali silaturahmi antar civitas akademika.
Momen selesainya khataman Al-Qur’an dipenuhi dengan suasana haru dan khusyuk. Pasalnya, waktu khataman merupakan salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa, di mana ribuan malaikat diyakini turut mengaminkan setiap bait doa yang dilangitkan. Pada peringatan HSN kali ini, doa diprioritaskan untuk keselamatan bangsa, kemajuan MAN 1 Bantul, serta kelancaran studi para siswa.
Kegiatan spiritual ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari pimpinan serta jajaran tenaga pendidik MAN 1 Bantul.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam pembentukan karakter siswa.
“Kegiatan ini menjadi fase penting untuk menanamkan kebiasaan positif dan rasa cinta siswa madrasah terhadap kitab suci Al-Qur’an.” tegas Kepala Madrasah.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Junardi, M.S.I., menambahkan manfaat teknis dan kedisiplinan dari pembiasaan ini.
“Melalui muqaddaman, siswa terlatih untuk disiplin membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, sehingga kualitas bacaan mereka ikut meningkat.” ujar Wakabid Kesiswaan.
Sementara itu, Kepala Unit Keagamaan, Sholahuddin Zamzabela, S.Ag., turut memperkuat makna historis dan identitas santri di lingkungan madrasah.
“HSN identik dengan budaya pesantren. Menghidupkan muqaddaman dan khatmil-Qur’an di madrasah menegaskan identitas siswa madrasah sebagai bagian dari generasi santri yang menjaga tradisi luhur para ulama.” ungkap Sholahuddin.
Dengan terlaksananya rangkaian Muqaddaman ini, MAN 1 Bantul berharap seluruh siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi akhlak dan spiritualitas yang kokoh sebagai penerus perjuangan para ulama dan pejuang bangsa. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)

