BANTUL — Kemampuan berpikir strategis dan ketelitian mengantarkan Dawud Abdurrohman Muttaqien, murid kelas X E5 MAN 1 Bantul, meraih Juara 5 atau Harapan II cabang Catur Putra dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan di MAN 2 Bantul pada 29–30 Oktober 2026 ini menjadi ruang bagi para murid untuk menguji kemampuan berpikir logis, menyusun strategi, memperhitungkan risiko, dan mengambil keputusan secara cermat. Dalam permainan catur, setiap langkah memiliki konsekuensi sehingga pemain harus mampu membaca situasi, mengantisipasi gerakan lawan, dan menentukan pilihan secara terukur.
Prestasi Dawud menjadi pencapaian yang membanggakan bagi MAN 1 Bantul. Raihan Juara 5 menunjukkan bahwa murid mampu berpartisipasi dan bersaing dalam bidang yang menuntut konsentrasi serta kecermatan berpikir. Pengalaman bertanding juga memberikan pelajaran tentang pentingnya ketenangan, kedisiplinan, dan kemampuan mengevaluasi setiap keputusan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi capaian Dawud dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Kami mengapresiasi partisipasi dan prestasi Dawud dalam cabang catur. Permainan ini mengajarkan banyak hal, mulai dari berpikir strategis, bersikap sabar, hingga mempertimbangkan konsekuensi dari setiap keputusan. Semoga pengalaman ini mendorong Dawud untuk terus belajar dan berlatih, serta menginspirasi murid lain untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,”
Catur merupakan salah satu bidang yang dapat mendukung pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Murid belajar menganalisis masalah, menyusun alternatif penyelesaian, dan melakukan evaluasi terhadap strategi yang digunakan. Keterampilan tersebut juga bermanfaat dalam proses pembelajaran dan penyelesaian persoalan sehari-hari.
Melalui PKM, MAN 1 Bantul berupaya memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan berbagai kecakapan, baik yang berkaitan dengan aktivitas fisik maupun kemampuan berpikir. Keikutsertaan dalam kompetisi menjadi bagian dari proses pendidikan yang mendorong murid untuk berani mencoba, mengenali kekuatan diri, dan memperbaiki kekurangan.
MAN 1 Bantul berharap Dawud terus mengasah kemampuan bermain catur dan meningkatkan prestasinya pada masa mendatang. Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa setiap bakat memiliki peluang untuk berkembang melalui latihan, ketekunan, dan semangat belajar yang konsisten. (zm)

