Bantul (MAN 1 Bantul) — Sebanyak 34 murid MAN 1 Bantul mengikuti Survei Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) di Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul.
Murid yang mengikuti survei merupakan nama-nama yang terpilih melalui mekanisme sampling sebagai perwakilan madrasah. Pengisian survei dilakukan menggunakan perangkat komputer yang telah disiapkan oleh madrasah. Para murid diminta mengisi setiap pertanyaan secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab.
Survei ini menjadi bagian dari upaya memperoleh gambaran mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Hasilnya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendukung pengembangan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan pada murid.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, serta pembentukan karakter murid.
“Melalui survei ini, kami berharap diperoleh gambaran mengenai penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Semoga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan pendidikan yang semakin bermakna bagi murid,” ungkap Mafrudah.
Keikutsertaan 34 murid dalam survei ini menjadi salah satu bentuk partisipasi MAN 1 Bantul dalam mendukung evaluasi implementasi kebijakan pendidikan madrasah. Hal ini sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul, CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, dan Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. (ars)

