MAN 1 Bantul Asah Kemampuan Public Speaking melalui Lomba Pidato Bahasa Indonesia Santri Literart 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) — Kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan gagasan menjadi salah satu keterampilan yang dikembangkan MAN 1 Bantul melalui rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Dalam kegiatan Santri Literart, madrasah menyelenggarakan lomba pidato Bahasa Indonesia pada Jumat (23/10/2026) di ruang FL 7 MAN 1 Bantul.

Lomba yang dikoordinatori oleh Agustin Budihayati Putri, S.Pd., ini dilaksanakan secara langsung (live performance). Peserta menyampaikan pidato dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menjadi ruang bagi murid untuk mengungkapkan gagasan mengenai peran santri dalam membangun bangsa, memperkuat nilai keislaman, serta mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas.

Dalam perlombaan ini, naskah pidato wajib merupakan karya asli peserta, bukan hasil buatan orang lain maupun kecerdasan buatan (AI). Peserta diwajibkan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Isi pidato harus sesuai dengan tema, mengandung nilai moral, semangat keislaman, kebangsaan, serta kecintaan terhadap Bahasa Indonesia.

Sebelum penampilan, peserta wajib mengumpulkan naskah pidato dalam bentuk cetak. Setiap peserta diberikan waktu 5–7 menit untuk menyampaikan pidatonya. Peserta diperbolehkan membawa catatan kecil (cue card), tetapi tidak diperkenankan membaca keseluruhan teks. Atribut pendukung sederhana juga diperbolehkan selama relevan dengan isi pidato. Selain itu, materi yang disampaikan harus bebas dari unsur SARA, kekerasan, ujaran kebencian, maupun pornografi.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kemampuan berbicara di depan umum perlu terus dikembangkan sebagai bekal murid dalam menyampaikan ide dan pemikiran. “Saya berharap melalui lomba pidato ini, murid semakin percaya diri dalam menyampaikan gagasan, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu menggunakan bahasa Indonesia secara tepat. Lebih dari itu, pesan yang disampaikan hendaknya mencerminkan nilai keislaman dan semangat kebangsaan,” ungkap Mafrudah.

Melalui lomba pidato Bahasa Indonesia, MAN 1 Bantul terus menghadirkan ruang pengembangan potensi murid yang sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Kegiatan Santri Literart diharapkan mampu membentuk generasi yang terampil berkomunikasi, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa. (ars)