Penuh Haru, Mujahadah Kelas XII Bersama Orang Tua Diwarnai Permohonan Maaf dan Doa Restu

Bantul(MAN 1 Bantul) — Suasana haru menyelimuti Masjid Raudatul Muttaqin saat MAN 1 Bantul menggelar kegiatan Mujahadah Kelas XII bersama orang tua/wali murid pada Senin, 2/3/2026. Kegiatan ini menjadi momen spiritual yang sarat makna menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah.

Mujahadah dilaksanakan dengan khidmat melalui rangkaian doa dan dzikir bersama. Puncak acara berlangsung penuh emosi ketika para siswa kelas XII mendatangi orang tua masing-masing untuk menyampaikan permohonan maaf serta memohon doa restu. Tangis haru pecah saat siswa bersimpuh di hadapan orang tua, menyadari perjuangan dan pengorbanan mereka selama menempuh pendidikan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Mujahadah ini bertujuan untuk menguatkan ikatan batin antara siswa dan orang tua, sekaligus menyiapkan mental dan spiritual siswa sebelum menghadapi Ujian Madrasah.

“Anak-anakku kelas XII, restu orang tua adalah kunci keberkahan. Melalui Mujahadah ini, kami berharap kalian memasuki ujian dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan penuh kepercayaan diri,” tutur beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh kesiapan akademik, tetapi juga oleh kekuatan doa, keikhlasan, dan hubungan yang baik dengan orang tua.

Salah satu siswa kelas XII MAN 1 Bantul mengungkapkan perasaannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku sangat tersentuh dan merasa lebih tenang serta termotivasi.
“Saya merasa lega dan terharu bisa meminta maaf langsung kepada orang tua. Doa dan restu mereka membuat saya lebih siap dan percaya diri menghadapi Ujian Madrasah,” ungkapnya.

Kegiatan Mujahadah ini menjadi momen refleksi dan penguatan spiritual bagi siswa kelas XII, sekaligus wujud sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendampingi siswa menuju tahapan akhir pendidikan di MAN 1 Bantul yang Cadas Berkelas (ning).