BANTUL (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, seluruh elemen madrasah menggelar aksi gerakan “Jum’at Hijau” di lingkungan madrasah pada Jumat pagi (22/5/2026).
Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd., didampingi Kepala Tata Usaha, Martiningsih, S.Pd.I., serta diikuti dengan antusias oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK). Dengan membawa peralatan kebersihan, mereka bahu-membahu melakukan kerja bakti, mulai dari menata taman, merawat tanaman, hingga membersihkan sudut-sudut madrasah.
Menurut Mafrudah, program “Jum’at Hijau” di MAN 1 Bantul memiliki fungsi utama untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh civitas akademika melalui aksi nyata. Tidak sekadar kegiatan bersih-bersih, program rutin ini bertujuan mewujudkan konsep Green Campus atau Sekolah Adiwiyata. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang asri dan nyaman serta membiasakan pola hidup sehat sejak dini.
“Kegiatan Jum’at Hijau ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan langkah nyata dan strategis MAN 1 Bantul dalam menuju Sekolah Adiwiyata. Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika madrasah bersih, asri, dan hijau, maka suasana belajar akan menjadi lebih kondusif dan sehat bagi para siswa. Madrasah yang nyaman merupakan salah satu kunci terciptanya proses belajar mengajar yang efektif. Melalui Jum’at Hijau ini, kami ingin membangun fondasi karakter peduli lingkungan yang kuat,” ujar Mafrudah.
Kepala Tata Usaha MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., juga menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Kami dari jajaran tata usaha siap mendukung pemenuhan indikator Sekolah Adiwiyata, baik dari sisi sarana prasarana maupun penguatan budaya kerja yang ramah lingkungan. Kehadiran seluruh GTK pagi ini membuktikan bahwa soliditas dan komitmen kami dalam mewujudkan Green Campus di MAN 1 Bantul tidak perlu diragukan lagi,” tegas Martiningsih.
Perwakilan tenaga kependidikan, Surajiman, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat senang bisa turun langsung bersama Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha. Kegiatan seperti ini menyegarkan pikiran di sela-sela kesibukan mengajar dan bekerja. Selain membuat lingkungan madrasah menjadi lebih bersih dan sedap dipandang, aksi ini juga menjadi contoh nyata bagi para siswa agar terbiasa menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Surajiman.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan, MAN 1 Bantul optimistis predikat Sekolah Adiwiyata dapat segera diraih. Selain itu, madrasah juga berharap mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)

