Bantul (MAN 1 Bantul) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul secara resmi melarang seluruh siswa menggelar konvoi dan arak-arakan dalam merayakan kelulusan tahun ini. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap imbauan Kapolres Bantul guna menjaga ketertiban masyarakat serta keselamatan pelajar.
Sosialisasi imbauan tersebut disampaikan langsung oleh pihak kepolisian saat upacara bendera di lapangan MAN 1 Bantul pada Senin (4/5/2026). Di hadapan ratusan siswa, petugas kepolisian menekankan pentingnya menyikapi momen kelulusan secara bijak dan dewasa.
Dalam amanatnya, pihak kepolisian menyampaikan empat poin utama yang harus dipatuhi oleh siswa kelas XII. Pertama, siswa dilarang melakukan konvoi sepeda motor di jalan raya karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta membahayakan keselamatan. Kedua, siswa dilarang melakukan aksi corat-coret pada seragam sekolah maupun fasilitas umum karena dapat merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban. Ketiga, siswa diminta menjauhi minuman keras (miras), tawuran, dan tindakan anarkis yang dapat berujung pada konsekuensi hukum. Keempat, siswa dianjurkan merayakan kelulusan melalui kegiatan positif, seperti tasyakuran bersama keluarga, bakti sosial, atau menyumbangkan seragam layak pakai kepada yang membutuhkan.
Menanggapi imbauan tersebut, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa pihak madrasah akan memberikan sanksi kepada siswa yang melanggar. “Kami sepenuhnya mendukung arahan Kapolres Bantul. Kelulusan merupakan capaian akademik yang patut disyukuri dengan cara yang beradab. Kami juga telah menginstruksikan wali kelas untuk memantau aktivitas siswa. Akan lebih bermanfaat jika seragam yang dimiliki disumbangkan kepada yang membutuhkan daripada dirusak dengan aksi corat-coret,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 1 Bantul, Candra Ade Pertiwi, S.Kom.I., menekankan pentingnya pengendalian emosi siswa. “Secara psikologis, euforia kelulusan dapat memicu luapan emosi. Namun, tugas kami adalah mengarahkan energi tersebut ke arah yang positif. Kami mengingatkan siswa bahwa perjalanan mereka masih panjang, baik ke perguruan tinggi maupun dunia kerja. Jangan sampai masa depan mereka terganggu akibat tindakan yang tidak bijak,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan dari pihak madrasah dan kepolisian, diharapkan siswa MAN 1 Bantul dapat menjadi pelopor pelajar yang tertib serta mampu merayakan kelulusan dengan penuh rasa syukur tanpa mengganggu ketertiban masyarakat. Hal ini sejalan dengan tagline madrasah, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti-diskriminasi). (chr)

