Salurkan Bakat dan Kreativitas, Siswa Kelas X MAN 1 Bantul Gelar Pensi di Bumi Perkemahan Lembah Sorory

BANTUL (MAN 1 Bantul)– Sorak-sorai riuh rendah terdengar saling bersahutan dari para peserta perkemahan di Bumi Perkemahan Lembah Sorory Pelemadu Imogiri Bantul pada Rabu malam (6/5/2026). Suasana malam yang dingin berubah menjadi hangat dan penuh energi saat ajang pentas seni (pensi) dalam rangkaian Perkemahan Bakti Siswa (Perbasis) MAN 1 Bantul resmi dimulai.
Para penonton dibuat terpesona, terharu, hingga tertawa lepas menyaksikan beragam penampilan yang disuguhkan. Pensi dalam kegiatan pramuka memang menjadi agenda yang paling dinanti karena tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki empat manfaat krusial: meningkatkan kepercayaan diri, menyalurkan bakat, mempererat kerja sama tim, serta menjadi sarana hiburan edukatif setelah seharian menjalani aktivitas fisik.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak yang terlibat langsung dalam kesuksesan acara. Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. menyatakan rasa bangganya atas antusiasme para siswa kelas X. “Pentas seni ini bukan sekadar panggung hiburan. Ini adalah laboratorium mental bagi siswa. Kami ingin mereka berani tampil dan percaya diri. Karakter-karakter seperti kepemimpinan dan manajemen panggung yang mereka pelajari di sini akan sangat berguna di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 1 Bantul, Candra Ade Pertiwi, S.Kom.I, menekankan pentingnya keseimbangan antara kegiatan fisik dan kreativitas selama perkemahan. “Setelah lelah dengan kegiatan lapangan, pensi menjadi healing yang produktif. Saya melihat kerja sama kelompok yang luar biasa. Mereka berlatih di sela-sela waktu istirahat, dan hasilnya sangat kreatif—mulai dari drama komedi hingga tarian tradisional yang dimodifikasi.” katanya.
Siswa Peserta Kemah, Naryama Adli, kelas X E6, mengungkapkan kegembiraannya bisa tampil di hadapan teman-teman satu angkatan. “Awalnya deg-degan banget harus tampil di depan banyak orang, apalagi di panggung terbuka seperti ini. Tapi pas sudah di panggung dan dengar sorakan teman-teman, rasanya seru sekali! Ini momen paling berkesan selama kemah Perbasis. Kami jadi makin akrab satu sama lain,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul berhasil membuktikan bahwa pramuka adalah wadah yang lengkap untuk memupuk kepercayaan diri, dalam arti mengatasi rasa gugup di depan publik. Di samping itu juga sebagai ajang kreativitas: menampilkan keahlian menari, menyanyi, hingga teater. Selanjutnya akan terbentuklah solidaritas atau kekompakan antaranggota sangga.
Acara yang berakhir hingga larut malam ini ditutup dengan doa dan pembacaan dasa darma pramuka yang melambangkan semangat persaudaraan siswa MAN 1 Bantul yang tak kunjung padam.Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr)