Berikan Motivasi pada Lulusan MAN 1 Bantul, Ketua Komite Tantang Alumni untuk Berilmu Amaliah dan Beramal Ilmiah

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana penuh haru sekaligus semangat menyelimuti acara Penyerahan Kembali Siswa Kelas XII MAN 1 Bantul yang berlangsung di Waroeng Omah Sawah (WOS) pada Senin (11/5/2026). Di tengah momentum perpisahan tersebut, Ketua Komite MAN 1 Bantul, Temu Panggih Raharjo, S.Pd., S.E., M.M., tampil memberikan orasi motivasi yang membakar semangat para lulusan.

Dalam sambutannya, Ketua Komite menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah yang telah membimbing dan mendampingi para siswa hingga lulus. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas XII atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan di MAN 1 Bantul. Menurutnya, para alumni harus terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih masa depan yang lebih baik.

Namun, poin utama yang menjadi sorotan dalam sambutannya adalah tantangan filosofis yang diberikan kepada para lulusan. Ia mendorong alumni MAN 1 Bantul untuk menjadi pribadi yang “berilmu amaliah dan beramal ilmiah”.

“Jadilah pribadi yang bertanggung jawab. Berilmu amaliah berarti setiap pengetahuan yang kalian miliki harus membuahkan tindakan nyata yang bermanfaat. Sebaliknya, beramal ilmiah berarti setiap tindakan yang kalian lakukan harus didasarkan pada ilmu dan pemahaman yang jelas, bukan sekadar ikut-ikutan tanpa arah,” tegasnya di hadapan ratusan siswa dan wali murid.

Acara tersebut mendapat respons positif dari berbagai elemen keluarga besar MAN 1 Bantul. Kepala Madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas motivasi yang diberikan Ketua Komite kepada para lulusan.

“Kami sangat berterima kasih atas motivasi luar biasa dari Ketua Komite. Pesan mengenai keseimbangan antara ilmu dan amal ini menjadi bekal karakter yang sangat dibutuhkan di era saat ini. Kami melepas anak-anak dengan keyakinan bahwa mereka mampu membawa nama baik madrasah di manapun berada,” ujarnya.

Guru senior Fisika MAN 1 Bantul, Tri Darmanto, S.Pd., M.Sc., juga menyampaikan pandangannya terkait pesan yang diberikan kepada para alumni. “Pesan tersebut menjadi pengingat bagi kita semua. Sebagai pendidik, kami berharap para alumni tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan di madrasah,” terangnya.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku terharu dengan motivasi yang disampaikan. “Sebagai orang tua, kami merasa tenang mendengar pesan tersebut. Kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal bagi anak-anak untuk membuktikan kemandirian mereka dengan berlandaskan agama dan ilmu pengetahuan yang kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Mesya Noor Aleya, alumni kelas XII FL 1 yang telah diterima di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mengaku sangat termotivasi dengan pesan yang disampaikan Ketua Komite.

“Kata-kata Ketua Komite tadi sangat menginspirasi kami. Selama ini mungkin kami hanya fokus pada nilai, tetapi sekarang kami sadar bahwa ilmu yang kami miliki harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan setiap tindakan harus memiliki dasar yang jelas. Kami jadi semakin semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” jelasnya.

Acara yang berlangsung khidmat di lokasi bernuansa alam tersebut ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya masa studi siswa kelas XII di MAN 1 Bantul sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan. Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang terus disosialisasikan, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr).