Antusiasme Luar biasa, Para Guru MAN 1 Bantul Meriahkan Purnawiyota Kelas XII di WOS Timbulharjo

Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana haru sekaligus meriah menyelimuti acara Purnawiyota (pelepasan) siswa kelas XII MAN 1 Bantul tahun ajaran 2025/2026. Bertempat di WOS (Warung Omah Sawah), Timbulharjo, Sewon, Bantul, acara yang digelar pada Senin (11/5/2026) ini diwarnai dengan antusiasme luar biasa dari para guru dan tenaga kependidikan. Tidak hanya sebagai tamu undangan, para guru justru menjadi bagian penting yang memeriahkan berbagai rangkaian kegiatan.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh siswa kelas XII beserta orang tua/wali, dewan guru, serta jajaran komite madrasah. Namun, yang menarik perhatian adalah keaktifan para guru dalam setiap sesi, mulai dari pemberian kesan-pesan, penyematan tanda kelulusan secara simbolis, hingga sesi foto bersama dengan berbagai gaya penuh kebersamaan. Suasana kekeluargaan yang hangat terlihat jelas ketika para guru bergantian memberikan wejangan terakhir dan doa untuk para siswa yang akan meninggalkan bangku madrasah.

“Kami benar-benar antusias. Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi momen haru di mana kami melepas anak-anak didik yang sudah kami bimbing selama tiga tahun. Melihat mereka dari yang masih polos hingga kini siap melanjutkan ke jenjang berikutnya, rasanya campur aduk. Sampai ada yang menangis haru,” ujar salah satu guru produktif otomotif sambil sesekali menyeka mata.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, saat memberikan sambutan dalam acara tersebut juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru. Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan oleh para pendidik merupakan cerminan dari rasa cinta dan dedikasi mereka kepada murid-muridnya.

“Saya hari ini sangat terharu sekaligus bangga. Terharu karena melihat anak-anak kita akan berpisah, tapi bangga karena saya melihat sendiri bagaimana Bapak Ibu guru begitu antusias dan totalitas mendampingi acara ini sejak persiapan hingga pelaksanaan. Ini adalah bukti nyata bahwa guru MAN 1 Bantul tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan hati. Saya melihat sendiri bagaimana mereka mempersiapkan kejutan-kejutan kecil untuk siswa, bagaimana mereka dengan sabar melayani permintaan foto, bahkan ada yang rela mengorbankan waktu istirahat demi memastikan acara berjalan lancar. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga selamanya,” ujar Mafrudah dengan nada haru.

Lebih lanjut, Mafrudah berpesan kepada para siswa kelas XII yang akan lulus. Ia berharap para siswa dapat mengamalkan ilmu yang telah didapatkan di madrasah, serta menjaga nama baik almamater di manapun mereka berada.

“Anak-anakku sekalian, selamat berjuang di dunia baru. Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama. Jangan lupakan guru-gurumu yang telah berjuang keras untuk kalian. Sesekali pulanglah ke madrasah untuk bersilaturahmi,” pesannya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas XII yang diwisuda mengaku sangat terkesan dengan antusiasme para gurunya. “Bapak Ibu guru semangat sekali. Padahal yang diwisuda kami, tapi mereka seperti ikut wisuda juga. Sampai yang muda-muda ikut joget, yang tua-tua juga ikut foto-foto. Ini kenangan yang tidak akan pernah kami lupakan. Terima kasih, Bapak Ibu guru,” ujarnya.

Acara purnawiyota yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Seusai acara, tampak para guru dan siswa masih larut dalam kebersamaan, berpelukan, dan saling memaafkan. Suasana haru bercampur bahagia menjadi penutup rangkaian perjalanan pendidikan siswa kelas XII MAN 1 Bantul. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi tag line MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi) yang tercermin dalam semangat kebersamaan, kepedulian, dan keteladanan seluruh warga madrasah. (faro)