Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul menggelar kegiatan keputrian bagi siswi kelas Fase E dan FD sebagai upaya meningkatkan pemahaman keagamaan dan kesehatan reproduksi perempuan. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari KUA Bantul, yaitu Nur Rofiah.
Acara dibuka secara resmi oleh Bin Umaryati, S.Pd.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan keputrian sebagai sarana menambah wawasan siswi mengenai persoalan kewanitaan yang berkaitan dengan ibadah dan kehidupan sehari-hari.
Materi yang disampaikan oleh Nur Rofiah membahas tentang pengantar pentingnya mengetahui darah haid, nifas, dan istikhadhoh. Para siswi diberikan pemahaman mengenai perbedaan ketiga jenis darah tersebut beserta pengaruhnya terhadap pelaksanaan ibadah, khususnya salat dan puasa. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga peserta dapat mengikuti dengan antusias.
Selain mendapatkan penjelasan teori, para siswi juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung mengenai berbagai permasalahan yang sering dialami remaja putri. Penjelasan yg singkat yg membuat seluruh siswi mudah memahami materi dengan baik.
Kegiatan keputrian ini turut didampingi oleh para guru MAN 1 Bantul yang mendukung jalannya acara agar berlangsung tertib dan bermanfaat. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswi dapat memiliki pemahaman yang benar mengenai fiqih perempuan serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (Zid)

