Deteksi Kemampuan Baca Qur’an, MAN 1 Bantul Terapkan Wawancara Pada Seleksi PMBM

BANTUL (MAN 1 Bantul)— Suasana Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di MAN 1 Bantul pada Kamis (25/6/2026) tampak ramai. Halaman madrasah dipenuhi oleh calon murid yang didampingi orang tuanya untuk menyelesaikan tahapan wawancara.
Fungsi utama wawancara ini adalah mengukur kemampuan dasar keagamaan, seperti praktik ibadah dan kelancaran membaca Al-Qur’an. Di samping itu, tahapan ini juga ditujukan untuk menilai kepribadian, kedisiplinan, akhlak, dan perilaku sosial anak.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, menegaskan bahwa tahapan wawancara ini merupakan pilar penting dalam menjaring generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter islami.
“Sebagai madrasah, kami memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa calon peserta didik memiliki fondasi keagamaan yang baik, terutama dalam membaca Al-Qur’an. Melalui wawancara ini, kami dapat memetakan kemampuan awal mereka, sehingga nantinya madrasah bisa memberikan pembinaan keagamaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan sejak hari pertama mereka masuk,” ujar Mafrudah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan (Wakabid Kesiswaan), Luki Fidiantoro, S.Pd., menjelaskan teknis pelaksanaan dan aspek-aspek non-akademik yang turut digali selama proses wawancara berlangsung.
“Antusiasme tahun ini luar biasa, namun kami tetap selektif. Selain kemampuan membaca Al-Qur’an dan praktik ibadah harian, kami juga mengeksplorasi aspek kedisiplinan, rekam jejak akhlak, serta bagaimana perilaku sosial mereka di lingkungan sebelumnya. Ini penting agar iklim kedisiplinan dan budaya prestasi di MAN 1 Bantul tetap terjaga dengan baik,” jelas Luki.
Proses seleksi ini pun memberikan kesan tersendiri bagi para pendaftar. Salah satu calon murid yang mengikuti jalannya wawancara mengaku sempat tegang, namun merasa bersyukur bisa melewatinya dengan lancar.
“Awalnya sempat grogi waktu mau masuk ruang wawancara, apalagi pas diminta tes hafalan dan membaca Al-Qur’an secara langsung. Tapi alhamdulillah, bapak dan ibu guru pengujinya sangat ramah dan sabar, jadi saya bisa menjawab dengan tenang. Mohon doanya semoga saya bisa diterima di MAN 1 Bantul,” ungkapnya dengan penuh harap.
Dengan diterapkannya seleksi wawancara yang komprehensif ini, MAN 1 Bantul berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang unggul dalam IPTEK serta kokoh dalam IMTAK. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)