BANTUL (MAN 1 Bantul) — Menyambut peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 mendatang, jajaran Dewan Ambalan madrasah tampak antusias dan kompak membuat kreasi pionering (pioneering) di area kampus madrasah pada Selasa (4/8/2026). Bangunan berbahan dasar bambu dan tali-temali ini dirancang khusus untuk ditampilkan sebagai salah satu atraksi utama pada upacara dan peringatan Hari Pramuka.
Sejak pagi, para anggota Dewan Ambalan bekerja sama mengukur, memotong bambu, hingga mengikat setiap simpul dengan teliti. Proses pembuatan pionering ini menguji ketahanan fisik, ketelitian, serta koordinasi antaranggota agar struktur yang dibangun tidak hanya kokoh dan aman, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.
Kepala Madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi penuh dan rasa bangganya saat meninjau langsung proses pembuatan pionering tersebut. Beliau menilai bahwa kegiatan kepramukaan seperti ini merupakan wadah yang sangat efektif dalam menempa karakter kepemimpinan siswa.
“Semangat kepramukaan dan kreativitas Dewan Ambalan dalam membuat pionering ini adalah cerminan nyata dari tagline madrasah kita, Cadas Berkelas (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Keterampilan merancang ikatan bambu secara presisi membutuhkan pemikiran yang cerdas dan smart. Selain itu, penggunaan bahan alam seperti bambu juga mengajarkan siswa untuk tetap cinta lingkungan,” ungkap Mafrudah.
Beliau juga menegaskan bahwa proses kerja kelompok dalam Pramuka memupuk rasa kepemimpinan yang inklusif. Kerja sama tanpa membeda-bedakan latar belakang mencerminkan jiwa demokratis dan anti diskriminasi, sementara ketangguhan menghadapi kendala di lapangan membentuk pribadi yang adaptif serta berkarakter.
Karya pionering yang tengah disiapkan ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik pada puncak peringatan Hari Pramuka 14 Agustus mendatang, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dan kedisiplinan para kader Pramuka madrasah. (TriD)

