Bantul (MAN 1 Bantul)— Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA/MA Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pembelajaran Mendalam Berbasis PemenuhanThree Basic Psychological Needsbagi Guru Bahasa Inggris SMA di Kabupaten Bantul” pada Selasa( 4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kasihan ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan MGMP Bahasa Inggris SMA/MA Kabupaten Bantul dalam rangka pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Pelatihan diikuti oleh guru Bahasa Inggris dari SMA dan MA se-Kabupaten Bantul yang tergabung dalam MGMP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran mendalam (deep learning) yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan psikologis dasar peserta didik.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep Three Basic Psychological Needs, yaitu kebutuhan akan autonomy (kemandirian), competence (kompetensi), dan relatedness (keterhubungan). Ketiga aspek tersebut menjadi landasan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mampu mendorong motivasi intrinsik, keterlibatan aktif, serta perkembangan peserta didik secara optimal.

Peserta MGMP memperoleh pemahaman mengenai bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Melalui kegiatan diskusi, refleksi, dan praktik penyusunan pembelajaran, peserta diajak untuk merancang aktivitas yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengambil keputusan, merasa mampu menyelesaikan tugas, serta membangun hubungan positif dengan guru dan teman sekelas.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan kolaboratif. Para peserta aktif berbagi pengalaman mengajar serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Kolaborasi antara UNY dan MGMP diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah Kabupaten Bantul.
Ketua MGMP Bahasa Inggris SMA/MA Kabupaten Bantul, Ismi Fajarsih, M.Pd menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan UNY. Menurutnya, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat seperti ini sangat bermanfaat bagi guru karena memberikan wawasan teoretis sekaligus pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran.
“Pelatihan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi guru Bahasa Inggris untuk memperdalam pemahaman tentang pembelajaran mendalam yang berpusat pada peserta didik. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengembangan kompetensi guru merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi guru karena memberikan wawasan dan pengalaman baru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih mendalam dan berpusat pada peserta didik. Pemenuhan kebutuhan autonomy, competence, dan relatedness diharapkan mampu membuat siswa lebih termotivasi, percaya diri, dan aktif dalam proses pembelajaran. Kami berharap hasil pelatihan ini dapat diterapkan di madrasah masing-masing dan memberikan dampak positif bagi kualitas pembelajaran,” tutur Mafrudah.
Melalui kegiatan ini, MGMP Bahasa Inggris SMA/MA Kabupaten Bantul menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme guru melalui kegiatan pengembangan kompetensi yang relevan dengan perkembangan pendidikan. Sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas guru diharapkan dapat terus berlanjut dalam upaya menghadirkan pembelajaran yang inovatif, reflektif, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Pelatihan ditutup dengan sesi refleksi bersama dan penyusunan rencana tindak lanjut, agar hasil kegiatan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMA dan MA se-Kabupaten Bantul. (Sof)

